Pilkada Belitung Timur 2024

Generasi Milenial Mendominasi Daftar Pemilih Tetap Pilkada Belitung Timur 2024

KPU Belitung Timur mencatat, jumlah pemilih generasi milenial mencapai 32.034 orang, menjadikannya kelompok pemilih terbesar. 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Novita
IST/Dokumentasi Pribadi
Komisioner KPU Belitung Timur, Muhammad Thahir 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Pemilih generasi milenial mendominasi daftar pemilih tetap (DPT) pada Pilkada Belitung Timur 2024

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Belitung Timur mencatat, jumlah pemilih generasi milenial mencapai 32.034 orang, menjadikannya kelompok pemilih terbesar. 

Selain generasi milenial, daftar pemilih Pilkada Belitung Timur 2024 juga diisi oleh generasi X sebanyak 26.682 pemilih, generasi Z sebesar 24.665, generasi baby boomer 11.909, dan generasi pre-boomer 1.065 pemilih. 

Total keseluruhan DPT untuk Pilkada Belitung Timur 2024 tahun ini adalah 96.355 pemilih.

Komisioner KPU Beltim, Muhammad Thahir, mengungkapkan bahwa sekitar 25 persen dari total pemilih merupakan kelompok berusia 17-27 tahun, yang termasuk pemilih pemula. 

"Kami melihat antusiasme yang tinggi dari generasi muda, terutama pemilih pemula, dalam proses demokrasi ini. Keterlibatan mereka sangat penting untuk masa depan daerah," kata Thahir kepada Posbelitung.co, Selasa (22/10/2024).

Jumlah pemilih generasi milenial yang signifikan ini, menunjukkan bahwa kaum muda akan memainkan peran penting dalam menentukan arah kebijakan dan pembangunan Belitung Timur melalui pilkada. 

"KPU Belitung Timur terus mendorong pemilih, khususnya generasi muda, untuk berpartisipasi aktif dalam pemilihan ini dengan memberikan hak suara mereka pada hari pencoblosan nanti," imbuhnya.

Selain itu, KPU juga melakukan berbagai upaya sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran politik di kalangan pemilih muda, termasuk melalui media sosial dan kampanye di sekolah-sekolah.

"Kami ingin memastikan seluruh kelompok usia, terutama generasi milenial dan Z, memahami pentingnya hak suara mereka dan berpartisipasi aktif," ucapnya.

Thahir menjelaskan bahwa upaya untuk mengedukasi terhadap para pemilih muda bukan semata tugas KPU, melainkan setiap pemangku kepentingan yang mengusung peran berbeda-beda.

"KPU bersinergi dengan semua pemangku kepentingan, termasuk institusi politik formal dan juga non formal. Kami percaya setiap pihak tersebut memiliki peran masing-masing yang sangat besar sehingga berdampak terhadap Pilkada," jelasnya. 

(Posbelitung.co/Bryan Bimantoro)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved