Pilkada Belitung Timur 2024

Isu-Isu Strategis yang Dibahas dalam Debat Publik Pilkada Belitung Timur 2024

Perhatian publik tertuju pada sejumlah isu strategis yang akan menjadi bahan dalam debat publik perdana

Tayang:
Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Kamri
(Posbelitung.co/BryanBimantoro)
Kepala Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia KPU Belitung Timur Nur Asrikhah. 

POSBELITUNG.CO - Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Belitung Timur pada 27 Nobember 2024 mendatang, perhatian publik tertuju pada sejumlah isu strategis yang akan menjadi bahan dalam debat publik perdana di antara para calon bupati dan wakil bupati. 

Kepala Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Pertisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia KPU Belitung Timur, Nur Asrikhah mengatakan dalam menghadapi tantangan menuju pembangunan Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung 2025-2045, para kandidat diharapkan mampu memberikan gagasan yang tidak hanya visioner tetapi juga relevan untuk mengatasi permasalahan mendasar yang dihadapi oleh masyarakat. 

Nur Asrikhah bilang tim perumus sudah melakukan analisis berdasarkan RPJPD dalam membuat isu-isu strategis dan kisi-kisi dalam debat nantinya.

"Setelah analisis dilakukan penjabaran lagi oleh tim perumus dan akhirnya mengerucut kepada sejumlah poin-poin.

Jadi tidak ada tendensius tertentu dalam menentukan isu-isu yang akan dibahas," kata Asrikhah, Selasa (22/10/2024).

Beberapa isu strategis yang akan menjadi sorotan dalam debat publik tersebut antara lain terkait dengan pengembangan ekonomi, infrastruktur, lingkungan, sumber daya manusia, dan tata kelola pemerintahan.

Isu-isu tersebut adalah :

1. Isu Strategis Aspek Ekonomi

a. Sektor pariwisata masih belum berkembang, terutama banyak potensi alam yang dimiliki Kabupaten Belitung Timur.

b. Infrastruktur belum lengkap dan belum merata.

c. Pemberdayaan masyarakat belum optimal untuk mendukung perekonomian di Kabupaten Belitung Timur.

d. Sektor pertanian dan perikanan belum menunjukkan tingkat produksi yang optimal.

e. Peran investasi di berbagai sektor ekonomi belum menunjukkan tingkat yang optimal dalam menciptakan lapangan kerja.

Baca juga: KPU Belitung Timur Imbau Pemilih Saksikan Debat Publik Perdana Pilkada Beltim 2024

2. Isu Strategis Aspek Infrastruktur

a. Belum optimalnya infrastruktur transportasi, termasuk jalan dan jembatan, untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah.

b. Infrastruktur telekomunikasi dan teknologi informasi belum mendukung secara optimal terhadap pertumbuhan ekonomi berbasis digital.

c. Infrastruktur publik seperti penyediaan air bersih dan sanitasi yang layak, serta infrastruktur pendukung lainnya seperti pasar dan fasilitas umum lainnya belum optimal.

3. Isu Strategis Aspek Lingkungan

a. Tingginya kerentanan kualitas Lingkungan Hidup

b. Tingginya pencemaran lingkungan terutama yang disebabkan oleh penambangan dan kerusakan menyebabkan lingkungan hidup yang masif

c. Rendahnya pengelolaan sampah berbasis Smart Environment

d. Tingginya kejadian alih fungsi lahan

e. Masalah kebencanaan akibat kerusakan lingkungan dan perubahan iklim

f. Terjadinya ancaman keanekaragaman hayati.

4. Isu Strategis Aspek Sumber Daya Manusia

a. Akses dan kualitas pendidikan masih belum optimal dan belum merata.

b. Akses dan kualitas pelayanan kesehatan masih belum optimal dan belum merata.

c. Keterampilan dan daya saing tenaga kerja masih rendah.

d. Masih tingginya resiko masyarakat masuk ke jurang kemiskinan. e. Kesenjangan gender dan kesenjangan kesejahteraan keluarga masih tinggi.

f. Nilai-nilai budaya serta kearifan lokal masih belum terpelihara secara optimal.

5. Isu Strategis Aspek Tata Kelola Pemerintahan

a. Penggunaan teknologi informasi masih rendah dalam mendukung proses administrasi dan pelaporan.

b. Mekanisme pengawasan dan evaluasi internal pemerintah belum optimal.

c. Kapasitas dan kualitas SDM aparatur pemerintahan belum optimal.

d. Kerjasama antara pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan perlu ditingkatkan.

e. Pencegahan terjadinya praktik korupsi dalam pemerintahan belum optimal. 

(Posbelitung.co/Bryan Bimantoro)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved