Berita Bangka Belitung
Pangkalpinang Hadapi Defisit Rp83 Miliar APBD 2025, OPD Alokasi Anggaran Belanja Paling Mendesak
Pemerintah Kota Pangkalpinang diprediksi akan menghadapi tantangan pada tahun anggaran 2025.
Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Kamri
POSBELITUNG.CO - Pemerintah Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung diprediksi akan menghadapi tantangan pada tahun anggaran 2025.
Kota Pangkalpinang masih harus berupaya menjaga stabilitas keuangan daerah di tengah kondisi fiskal yang masih belum pulih sepenuhnya.
Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025, Pangkalpinang menghadapi proyeksi defisit sekitar Rp83 miliar.
Proses penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2025 telah dimulai sejak Juni 2024.
Saat ini tengah dalam tahap pembahasan untuk mencapai kesepakatan bersama meskipun sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) dari tahun sebelumnya dapat digunakan untuk menutupi sebagian defisit.
Penjabat (Pj) Wali Kota Pangkalpinang, Budi Utama mengungkapkan langkah-langkah strategis dan pengetatan anggaran yang diperlukan.
"Kondisi keuangan kita masih belum sepenuhnya stabil, dan kita tidak bisa mengandalkan silpa saja untuk menutupi defisit.
Maka dari itu, saya meminta seluruh organisasi perangkat daerah untuk mengalokasikan anggaran pada belanja yang paling penting dan mendesak, seperti belanja wajib serta pemenuhan mandatory spending," kata Budi kepada Bangkapos.com, Senin (4/11/2024).
Baca juga: Tingkat Hunian Hotel di Bangka Belitung Sepi, PHRI Pangkalpinang Ungkap Penyebabnya
Ia menjelaskan pengetatan anggaran ini harus mencakup pengurangan belanja-belanja yang kurang produktif.
Termasuk memanfaatkan sumber daya yang sudah tersedia secara lebih efisien.
Walau demikian, ia memastikan pelayanan terhadap masyarakat tetap menjadi prioritas utama.
Sebagai langkah inovatif untuk menambah pemasukan, pemerintah meluncurkan program Gerakan Bangkit PAD atau Gerbang PAD.
Program ini diharapkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi penerimaan pajak dan retribusi.
Dan pada akhirnya akan membantu mendanai pembangunan kota tanpa terlalu membebani APBD yang terbatas.
Budi Utama juga mengajak berbagai pihak untuk bergotong royong dalam mewujudkan keberhasilan program ini.
| Sugesti, Mantan Ketua Bawaslu Bangka Bakal Jalani Sidang Tuntutan Hari Ini |
|
|---|
| Cerita P3K Paruh Waktu Bangka Menanti Hak di Awal 2026, Ada Tambahan Rp200 Ribu |
|
|---|
| Jembatan Desa Jelutung Bangka Tengah Longsor, DPUTRP Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan |
|
|---|
| Amankan 1,6 Ton Pasir Timah, Polisi Ungkap 2 Rumah di Bangka Selatan Jadi Gudang Timah Ilegal |
|
|---|
| Jembatan Air Abik Belinyu Putus, Ratusan Warga Terpaksa Memutar Jauh 11 Km untuk ke Belinyu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20241029-Pj-Wali-Kota-Pangkalpinang.jpg)