Berita Bangk Belitung

Tingkat Pengangguran Terbuka di Bangka Belitung 4,63 per Agustus 2024, Lulusan Ini Mendominasi

Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencapai 4,63 persen pada Agustus 2024.

Penulis: Sela Agustika | Editor: Novita
Bangkapos.com/Sela Agustika
Kepala BPS Babel, Toto Haryanto 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Tingkat Pngangguran Terbuka (TPT) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencapai 4,63 persen pada Agustus 2024, naik 0,07 persen poin dibandingkan dengan Agustus 2023. 

Pada Agustus 2024, persentase setengah pengangguran naik 2,06 persen poin.

Sementara pekerja paruh waktu mengalami penurunan sebesar 0,24 persen poin dibandingkan Agustus 2023.

Hal itu diungkapkan Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (BPS Babel), Toto Haryanto Silitonga, pada Rabu (6/11/2024).

Meski tercatat mengalami kenaikan, TPT pada perempuan menunjukkan penurunan sebesar 1,06 persen poin.

Sedangkan TPT laki-laki justru mengalami kenaikan sebesar 0,71 persen poin.

Ia menyebut tingkat pengangguran di wilayah perkotaan lebih tinggi, yakni 5,55 persen. 

Menurutnya, kenaikan pengangguran ini juga disebabkan oleh beberapa industri.

Seperti smelter yang ditutup, serta penurunan konsumen di beberapa sektor usaha sehingga berdampak pada pengurangan tenaga kerja.

"Tingkat penganguran meningkat memang akibat dari adanya hal-hal sebelumnya di beberapa industri seperti smelter ditutup jadi penganguran bertambah, terus beberapa lapangan pekerja yang sepi konsumen juga terjadi penutupan atau penguran tenaga kerja," jelas Toto, Rabu (6/11/2024).

Selama tiga tahun terakhir, lanjutnya, distribusi pengangguran menurut pendidikan tertinggi yang ditamatkan cukup memiliki pola berbeda. 

Dari segi pendidikan, pengangguran masih didominasi oleh lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) sebesar 30,55 persen, diikuti lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebesar 22,82 persen, dan lulusan SD atau lebih rendah sebesar 21,44 persen. 

Toto menekankan perlunya upaya untuk mengurangi pengangguran di kalangan lulusan SMA dan SMK, dengan membuka peluang usaha dan memperluas lapangan pekerjaan, terutama dalam bidang kelautan dan perikanan yang potensial di Bangka Belitung.

"TPT yang meningkat ini banyak dari SMK/SMA, tentunya ini PR bagaimana mereka ini bisa tertampung dan sama halnya perguruan tinggi yang kita memiliki potensi di bidang perairan dan potensi perikanan, bikin jurusan yang bergerak di bidang itu harus dilihat ditampung. Buka lapangan usaha yang bisa membuka lapangan usaha ini," tuturnya.

Selama Agustus 2023 hingga Agustus 2024, imbuh Toto, sektor pertanian, perdagangan, pertambangan dan pengalian dan industri pengolahan merupakan sektor tertinggi penyerap tenaga kerja. 

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved