Berita Belitung

Turnamen Mancing Belitong de Sintak 2024: Wisata Mancing dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal

Ketua Penyelenggara, Ade Winarko, menyampaikan bahwa turnamen ini dirancang untuk menciptakan dampak lebih besar bagi wisata Belitung.

Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Novita
IST/Dokumentasi Dinas Perikanan Kabupaten Belitung
Peserta turnamen mancing saat membawa ikan hasil tangkapan saat event mancing tahun-tahun sebelumnya. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Turnamen Mancing Belitong de Sintak 2024 yang diselenggarakan oleh Dinas Perikanan Kabupaten Belitung kembali digelar pada 9-10 November di dermaga Dinas Perikanan. 

Tahun ini, turnamen ini tak hanya menjadi ajang kompetisi bagi para pemancing, tetapi juga diharapkan membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Ketua Penyelenggara, Ade Winarko, menyampaikan bahwa turnamen ini dirancang untuk menciptakan dampak lebih besar bagi wisata Belitung sekaligus mengangkat potensi ekonomi lokal.

Ia menjelaskan, pengalaman turnamen-turnamen sebelumnya menunjukkan bahwa banyak peserta dari luar daerah memilih memperpanjang kunjungan mereka karena merasa nyaman di Belitung. 

Dengan pola serupa, Ade berharap turnamen ini mampu mendorong peserta untuk berkunjung kembali di masa mendatang.

"Di turnamen tahun lalu, ada peserta yang bahkan menambah waktu tinggal untuk terus memancing. Mereka menikmati suasana dan kebersamaan dengan masyarakat lokal," kata Ade, Kamis (7/11/2024).

Lebih dari sekadar kompetisi, Belitong de Sintak 2024 juga bertujuan untuk memperkenalkan Belitung sebagai destinasi sport fishing

Menurut Ade, kawasan ini punya keunikan tersendiri sebagai lokasi memancing tenggiri, terutama pada musim tertentu.

“Kami sudah merancang branding untuk wisata mancing tenggiri di Belitung yang bisa digelar antara Maret dan April, saat kondisi laut sedang baik,” ujarnya.

Turnamen ini, lanjutnya, menjadi peluang bagi para pemancing untuk mengeksplorasi spot-spot unik di Belitung yang kaya dengan keberagaman spesies ikan. 

Pernah ada peserta yang menang jackpot dengan hasil tangkapan GT (Giant Trevally) seberat 32 kilogram. 

Ini menunjukkan potensi besar perairan Belitung bagi para penggemar sport fishing.

Dalam upaya mendukung ekonomi lokal, turnamen ini juga melibatkan pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi acara. 

Ade menjelaskan, Dinas Perikanan Kabupaten Belitung menyediakan ruang bagi UMKM untuk ikut berpartisipasi dan memperkenalkan produk mereka kepada para peserta dan pengunjung.

Tak hanya itu, acara ini diharapkan juga dapat mendorong usaha perikanan tangkap untuk lebih berkembang. 

Dengan adanya turnamen, pelaku usaha perikanan dapat mengenalkan hasil tangkapan dan potensi laut Belitung yang menjadi daya tarik bagi para wisatawan.

 (Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved