Berita Bangka Belitung

Apa yang Menyebabkan Banjir Rob di Pangkalpinang? BPBD Imbau Waspada Puncak Musim Hujan

Apa yang menyebabkan banjir rob di Pangkalpinang menjadi perhatian BPBD Kota Pangkalpinang.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Kamri
Dok. BPBD Kota Pangkalpinang
Tim BPBD Kota Pangkalpinang memantau banjir rob di Kelurahan Opas Indah, Kecamatan Taman Sari, Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (17/12/2024). BPBD Kota Pangkalpinang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan seiring puncak musim hujan yang diperkirakan berlangsung hingga awal Januari 2025. 

POSBELITUNG.CO - Apa yang menyebabkan banjir rob di Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjadi perhatian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pangkalpinang.

Potensi cuaca ekstrem dan pasang air laut ditengarai akan memperburuk kondisi banjir rob yang terjadi di Pangkalpinang saat ini.

Menyikapi hal itu, Kepala BPBD Kota Pangkalpinang, Dedi Revandi, mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan seiring puncak musim hujan dan cuaca ekstrem saat ini.

Masa puncak musim hujan diperkirakan berlangsung hingga awal Januari 2025.

Berdasarkan informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), jelas Dedi, pada bulan Desember 2024 hingga awal Januari 2025 menjadi periode potensi cuaca buruk yang cukup tinggi.

Kondisi ini dapat memperburuk risiko bencana, termasuk banjir rob, genangan air, hingga angin kencang yang sering melanda wilayah Pangkalpinang.

"Kami meminta masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan pesisir atau dataran rendah, untuk lebih waspada.

Cuaca ekstrem dapat meningkatkan risiko banjir.

Selain itu, hujan deras yang berlangsung lama juga bisa menimbulkan genangan air di beberapa titik rawan,” ujar Dedi kepada Bangkapos.com, Rabu (18/12/2024).

Baca juga: Pangkalpinang Bangka Belitung Banjir Rob Hari Ini, 3 Kecamatan Terdampak 

Ia meminta warga untuk mengambil langkah-langkah antisipasi.

Seperti mengamankan dokumen penting, barang berharga, serta memastikan lingkungan sekitar tetap bersih untuk mencegah saluran air tersumbat. 

"Penting bagi kita semua untuk selalu siap menghadapi kemungkinan terburuk, termasuk memantau prakiraan cuaca dari BMKG," ujar Dedi.

BPBD Pangkalpinang pun saat ini terus berkoordinasi dengan pemerintah setempat, RT/RW, dan lembaga terkait untuk memastikan langkah penanganan bencana dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.

Tim siaga juga telah disiapkan untuk membantu warga jika terjadi situasi darurat.

Masyarakat diminta agar segera melapor ke BPBD jika membutuhkan bantuan, baik berupa logistik maupun evakuasi. 

Halaman
12
Sumber: Bangka Pos
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved