Berita Bangka Belitung

Sosok Maria Wisudawan Terbaik UT Pangkalpinang, Berhasil Wujudkan Impian Masa Kecil Meski Tak Mudah

Dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,89, ia resmi menyandang gelar sarjana dan dinobatkan sebagai wisudawan terbaik di Universitas Terbuka (UT).

Penulis: Sela Agustika | Editor: Novita
Bangkapos.com/Sela Agustika
Maria (23), wisudawan terbaik Universitas Terbuka (UT) Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Minggu (22/12/2024). 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Sosok Maria wisudawan terbaik UT Pangkalpinang, berhasil wujudkan impian masa kecil meski tak mudah.

Momen wisuda Universitas Terbuka (UT) yang digelar di Novotel Bangka pada Minggu (22/12/2024), menjadi menjadi tonggak sejarah dalam perjalanan hidup Maria (23). 

Ia berhasil menyelesaikan pendidikan sarjana di tengah tuntutan pekerjaan sebagai karyawan di sebuah perusahaan swasta di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,89, ia resmi menyandang gelar sarjana dan dinobatkan sebagai wisudawan terbaik di Universitas Terbuka (UT).

Apa yang diraih saat ini bukanlah hal yang mudah bagi Maria.

Perjuangan dan kerja keras Maria semata-mata bukan tanpa tujuan, karena sejak kecil ia memiliki mimpi untuk menjadi sarjana.

"Pendidikan ini adalah mimpi yang sudah saya miliki sejak kecil, karena saya ingin bisa kuliah. Meskipun jalannya tidak mudah, saya selalu percaya ada kesempatan yang bisa dimanfaatkan dengan baik,” tutur Maria, Minggu (22/12/2024).

Bekerja penuh waktu sembari menempuh kuliah, bukanlah hal yang mudah. 

Namun bagi Maria, tantangan tersebut justru menjadi motivasi untuk terus maju. 

Baginya, setiap detik adalah kesempatan berharga yang harus dimanfaatkan dengan baik

“Manajemen waktu itu kunci. Saya berusaha agar semua tetap seimbang, baik pekerjaan maupun belajar, bagaimana semua bisa balance (seimbang, red). Dan dari awal kuliah saya juga bertekad bisa memberikan nilai terbaik," ucapnya.

Keberhasilan Maria tak lepas dari tekadnya untuk membanggakan kedua orang tuanya. 

Ia menyadari bahwa pendidikan adalah investasi jangka panjang, sesuatu yang akan memberikan manfaat tak hanya untuk dirinya, tetapi juga untuk masa depan, masyarakat dan tempatnya bekerja.

Bahkan ia bertekad ingin kembali melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, serta meraih posisi strategis di perusahaan tempatnya bekerja.

“Cita-cita saya adalah terus belajar dan berkembang. Saya kalau bisa kepengin jadi pemimpin perusahaan,” ucapnya penuh semangat.    

Halaman
12
Sumber: Bangka Pos
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved