Jazz De Billitone

Ketika Belitung Memukau Dunia dengan Harmoni Enam Senar

Selama dua jam penuh, tiga gitaris berbakat, Tyas Arista, Ezzy Rheskyn Mas, dan Lutfi Pratama, memanjakan telinga penonton

Editor: Teddy Malaka
Posbelitung.co/Bryan Bimantoro
Penampilan Belitung Enam Senar di Jazz De Billitone 2024 yang berlangsung di Bellville Café and Resto, Gantung, Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Jumat (27/122024) malam. 

SABTU malam (27/12/2024), Belitung Timur menjadi saksi kemegahan seni musik jazz, ketika grup ansambel gitar Belitung Enam Senar tampil dalam Konser Jazz De Billitone. Acara ini digelar di Bellville Café and Resto, Kecamatan Gantung, dengan mengundang decak kagum dari ratusan penonton.

Selama dua jam penuh, tiga gitaris berbakat, Tyas Arista, Ezzy Rheskyn Mas, dan Lutfi Pratama, memanjakan telinga penonton dengan komposisi jazz instrumental yang diaransemen dengan indah.

Penampilan mereka mampu menghipnotis beragam audiens yang hadir, mulai dari pelajar, mahasiswa, musisi, hingga pejabat pemerintahan.

Dina Indriana, salah satu penonton, tak mampu menyembunyikan rasa takjubnya. “Jujur, saya terhanyut mendengar setiap petikan gitar nylon mereka. Rasanya romantis, seperti menghipnotis. Gila sih, permainan mereka luar biasa!” ungkapnya dengan antusias.

Bagi penikmat jazz seperti Rusdan, keunikan karakter setiap gitaris menjadi daya tarik utama. “Tyas bermain lebih nge-jazz, Ezzy penuh dinamika, dan Lutfi sangat powerfull. Kombinasi ini membuat mereka menjadi line-up yang sangat lengkap dengan skill yang luar biasa,” katanya.

Acara ini bahkan menarik perhatian Teya Tiyana, mahasiswi Yonsei University, yang pulang dari Korea Selatan khusus untuk menyaksikan konser tersebut.

“Saya sangat excited dengan event ini karena jarang sekali ada konser sekeren ini di Belitung. Mereka bahkan membawakan ‘Cantaloupe Island’ dengan gitar, yang aslinya adalah instrumental piano soul jazz. Itu keren banget! Saya sampai ikut goyang kepala saat mendengarnya,” ujar Teya.

Tidak hanya penonton biasa yang terpesona, Paji Biola, musisi senior asal Belitung, juga memberikan pujian tinggi. Ia bahkan menolak tawaran job demi menghadiri konser ini.

“Grup ini berbakat luar biasa, dan mereka layak diapresiasi setinggi-tingginya. Membawakan 16 komposisi gitar dengan tingkat kesulitan tinggi selama dua jam itu gila, tapi mereka melakukannya dengan sempurna,” katanya dengan nada bangga.

Kehadiran Pj Bupati Belitung, Mikron Antariksa, beserta jajaran Forkopimda menambah kemeriahan acara. Mikron menyampaikan rasa bangganya atas keberhasilan konser ini.

“Penampilan Belitung Enam Senar sangat mengesankan. Spirit Jazz De Billitone luar biasa, tidak hanya mempromosikan Belitung di tingkat nasional, tapi juga internasional melalui musik jazz. Saya sangat mendukung kontribusi masyarakat Belitung dalam memajukan daerah ini,” ujarnya.

CEO Bellville Musikal, Bellie Saputra, tak kalah bangga. Ia menyebut konser ini sebagai sejarah baru bagi perkembangan musik jazz di Belitung.

“Animo penonton yang begitu besar membuat saya semakin yakin bahwa jazz memiliki potensi pasar yang menjanjikan di Belitung. Tahun depan, kami akan menjadikan Jazz De Billitone sebagai event tahunan dengan format yang lebih beragam,” ungkapnya.

Pada akhir acara, penghargaan diberikan kepada ketiga gitaris sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka. Tyas Arista menerima penghargaan untuk improvisasi terbaik di repertoar “Spain” dan “Cantaloupe Island.” Ezzy Rheskyn Mas dianugerahi sebagai gitaris fingerstyle terbaik untuk repertoar “Berage” dan “Maras Taun.” Sementara Lutfi Pratama, gitaris termuda, dinobatkan sebagai gitaris muda paling berbakat untuk repertoar “Mancing Bebulus.”

“Semoga grup ansambel gitar ini dapat mendorong anak-anak muda untuk lebih serius mengembangkan bakat mereka. Kami ingin melihat lebih banyak talenta hebat lahir dari Belitung,” harap Tyas Arista.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved