Berita Belitung

Terungkap Alasan Tulisan Satam Square di Pusat Kota Tanjungpandan Belitung Diganti Bundaran Satam

Terungkap alasan tulisan Satam Square di Tugu Satam kawasan pusat kota Tanjungpandan kini diganti menjadi Bundaran Satam.

Tayang:
Editor: Kamri
Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Kawasan Bundaran Satam Tanjungpandan di kawasan usat kota Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (31/12/2024). 

POSBELITUNG.CO – Terungkap alasan tulisan Satam Square di Tugu Satam kawasan pusat kota Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, kini diganti menjadi Bundaran Satam.

Tulisan besar atau giant letter bertuliskan Satam Square sebelumnya menghiasi Tugu Satam di pusat Kota Tanjungpandan.

Tapi tulisan itu saat ini telah dilepas dari kawasan pusat kota tersebut. 

Penjabat (Pj) Bupati Belitung, Mikron Antariksa menjelaskan penelusuran menunjukkan bahwa nama Satam Square sebelumnya tidak memiliki dasar hukum atau surat keputusan (SK) yang mengesahkan penggunaannya.

"Ternyata, keputusan terkait pemberian nama itu belum ada.

Yang ada hanyalah kawasan yang disebut Bundaran Simpang Lima," jelas Mikron, Selasa (31/12/2024).

Papan reklame yang terlihat dari area bundaran satam, Tanjungpandan, Belitung.
Kawasan yang dulu dinamakan Satam Square di kawasan pusat kota Tanjungpandan, Kabupaten Belitung. (Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Ia mengemukakan keputusan mengganti nama menjadi Bundaran Satam juga merujuk pada Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan.

Menurut Mikron, pasal 36 hingga pasal 39 dalam undang-undang tersebut melarang penggunaan nama asing pada fasilitas umum.

"Atas dasar itu, kami menamakan bundaran tersebut sebagai Bundaran Satam, sesuai ketentuan Bahasa Indonesia atau kearifan lokal setempat.

Ini bukan penurunan nama, tetapi pemberian nama resmi yang sebelumnya belum ada SK-nya," jelas Mikron.

Baca juga: Tulisan Satam Square di Tugu Satam Tanjungpandan Belitung Dilepas, Warganet: Kemana Gerangan?

Mikron menjelaskan tidak hanya Bundaran Satam saja.

Nama fasilitas umum lain yang mengandung unsur asing juga menjadi perhatian, seperti Rock Corner yang kini diubah menjadi Sudut Nibong Palai. 

Langkah mengubah nama fasilitas umum ini dilakukan untuk menjaga identitas lokal dan mematuhi ketentuan yang berlaku.

Seperti diketahui pada Selasa (31/12/2024), sejumlah pekerja terlihat di lokasi dengan steger besi bersiap memasang tulisan baru di kawasan pusat kota Tanjungandan.

Langkah ini dilakukan seiring dengan penamaan resmi area tersebut menjadi Bundaran Satam oleh Pemerintah Kabupaten Belitung.

Sumber: Pos Belitung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved