Berita Bangka Belitung

Forkopimda Tolak Geng Motor di Bangka Barat, Kapolres Siap Tindak Tegas

Pemkab dan Forkopimda Bangka Barat menolak kehadiran geng motor di wilayah Kabupaten Bangka Barat.

Tayang:
Penulis: Riki Pratama | Editor: Kamri
Bangkapos.com/Riki Pratama
Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, bersama Forkopimda Bangka Barat menyatakan sikap menolak dan mengecam keras kehadiran geng motor saat deklarasi di Kecamatan Mentok pada Selasa (14/1/2024). 

POSBELITUNG.CO - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bangka Barat menyatakan sikap menolak kehadiran geng motor di Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Pemkab dan Forkopimda Bangka Barat juga mengecam keras kehadiran geng motor di wilayah Kabupaten Bangka Barat.

Sikap menolak geng motor ini tertuang dalam deklarasi itu disampaikan dalam acara resmi yang dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bangka Barat, Muhammad Soleh, Kapolres Bangka Barat, AKBP Ade Zamrah, Dandim 0431/Bangka Barat, Letkol Inf Kemas Muhammad Nauval, serta unsur pemerintah Kabupaten Bangka Barat lainnya di Kecamatan Mentok pada Selasa (14/1/2024).

Para Forkopimda dalam deklarasi itu menyampaikan menolak dan mengecam keras kehadiran geng motor di wilayah Kabupaten Bangka Barat.

Baca juga: Kapan Dimulainya Progam Makan Bergizi Gratis 2025 di Bangka Tengah? Berikut Harga Per Porsi

Kapolres Bangka Barat, AKBP Ade Zamrah mengatakan kepolisian bersama seluruh elemen Forkopimda akan mengambil langkah nyata untuk menindak tegas segala bentuk aktivitas geng motor yang meresahkan masyarakat.

"Kami siap meningkatkan patroli keamanan dan memberikan tindakan tegas kepada para pelaku kejahatan yang terlibat dalam geng motor.

Ini adalah langkah penting untuk menjaga keamanan, kenyamanan, dan ketertiban masyarakat Bangka Barat," kata Kapolres Bangka Barat, AKBP Ade Zamrah, Rabu (15/1/2025).

Ade Zamrah menambahkan deklarasi Polres Bangka Barat dan Forkopimda ini disambut baik oleh masyarakat.

Masyarakat mengharapkan Kabupaten Bangka Barat menjadi wilayah yang bebas dari kehadiran geng motor.

"Dengan adanya deklarasi ini diharapkan keamanan dan ketertiban di Bangka Barat semakin terjaga sehingga masyarakat dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan tenang dan nyaman," jelas kapolres.

Ia mengajak masyarakat, pemerintah dan Forkopimda untuk turut berperan aktif dalam menjaga wilayah Kabupaten Bangka Barat yang kondusif.

Walaupun belum ditemukan kasus di Bangka Barat, Ade Zamrah meminta adanya upaya pencegahan dan antisipasi terhadap dampak negatif geng motor.

Ade menekankan pentingnya langkah pencegahan dan antisipasi terhadap keberadaan geng motor yang kerap meresahkan masyarakat.

"Kehadiran geng motor tidak hanya mengganggu ketertiban umum, tetapi juga berpotensi menimbulkan ancaman serius bagi keselamatan masyarakat," kata Ade Zamrah.

Baca juga: Kalender 2025 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama, Berapa Lama Lagi Tahun Baru Imlek 2025

Ia mengajak seluruh jajaran untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan tindakan pencegahan sejak dini.

Termasuk meminta adanya langkah proaktif, seperti meningkatkan intensitas patroli, memperkuat pengawasan di titik-titik rawan, dan menjalin kerja sama dengan masyarakat untuk mendapatkan informasi lebih awal.

(Bangkapos.com/Riki Pratama)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved