Berita Bangka Belitung

BPS Pangkalpinang Luncurkan Aplikasi Komstat dan Canangkan Kecamatan Cinta Statistik

Kepala BPS Pangkalpinang, Dewi Savitri mengumumkan peluncuran aplikasi Komstat atau Komunitas Statistik. 

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Kamri
Bangkapos.com/Andiri Dwi Hasanah
Pemkot Pangkalpinang bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pangkalpinang menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk membahas penyusunan publikasi Daerah dalam Angka 2025 di Balai Besar Betason, Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Selasa (4/2/2025). 

POSBELITUNG.CO - Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pangkalpinang mengadakan Focus Group Discussion (FGD) untuk membahas penyusunan publikasi Daerah dalam Angka 2025, Selasa (4/2/2025).

Kegiatan FGD ini berlangsung di Balai Besar Betason, Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Selain membahas data sektoral, forum ini juga meluncurkan aplikasi Komstat dan pencanangan program Kecamatan Cinta Statistik (Kecamatan Cantik) tahun 2025.

Penjabat (Pj) Wali Kota Pangkalpinang, M. Unu Ibnudin dalam sambutannya menegaskan pentingnya data berkualitas sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah.

"FGD ini menjadi wadah koordinasi antara BPS dan pemerintah daerah dalam menyusun data statistik yang akurat dan terintegrasi.

Data ini akan menjadi landasan penting bagi penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan Kota Pangkalpinang," jelasnya.

Baca juga: Pemilik Pasir Timah Asal Belitung Timur Ditetapkan Jadi Tersangka

Ia menyoroti sejumlah tantangan dalam pengelolaan data sektoral.

Seperti perbedaan standar dan metodologi antarinstansi, serta kesenjangan antara kebutuhan dan ketersediaan data.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menghasilkan data yang komprehensif.

"Satu Data Indonesia adalah konsep yang kita dorong bersama, yakni satu standar data, satu metadata, dan satu portal data.

Dengan sistem ini, kita bisa memastikan data yang digunakan dalam perencanaan pembangunan benar-benar valid dan dapat dipertanggungjawabkan," jelasnya.

Forum diskusi ini juga bertujuan untuk meningkatkan komitmen OPD dan instansi vertikal dalam menyediakan data yang berkualitas dan tepat waktu.

"Melalui FGD ini, kami berharap ada peningkatan sinergi antara penyedia dan pengguna data.

Dengan data yang baik, pemerintah bisa lebih optimal dalam merumuskan kebijakan, meningkatkan pelayanan publik, dan mendorong kesejahteraan masyarakat," kata Unu.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BPS Pangkalpinang, Dewi Savitri mengumumkan peluncuran aplikasi Komstat atau Komunitas Statistik. 

Aplikasi ini diharapkan dapat menjadi platform bagi organisasi perangkat daerah (OPD) dan masyarakat untuk mengakses dan berbagi data statistik yang relevan.

"Sebelumnya, komunitas statistik ini sudah ada, namun baru kali ini kami perkenalkan secara lebih luas kepada OPD.

Dengan aplikasi ini, kami ingin mempermudah akses dan pemanfaatan data statistik di berbagai sektor," jelas Dewi.

BPS juga mencanangkan program Kecamatan Cinta Statistik (Kecamatan Cantik) untuk 2025.

Program ini merupakan pengembangan dari Kelurahan Cantik yang telah berjalan sejak 2021.

"Selama ini, program Kelurahan Cantik sudah ada di empat kelurahan.

Tahun depan, kami akan memperluas cakupannya menjadi Kecamatan Cantik. Dengan begitu, semua kelurahan di satu kecamatan akan mendapatkan pembinaan statistik secara menyeluruh," ujarnya.

Baca juga: Kalender 2025 Lengkap Jadwal Libur Ramadhan dan Idul Fitri 2025, Cek Tanggal Masuk Sekolah

Dewi menekankan pendekatan ini akan memperkuat koordinasi antara kelurahan dan kecamatan dalam mengelola dan menyajikan data statistik yang lebih akurat dan bermanfaat bagi pembangunan daerah.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: Bangka Pos
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved