Doa

Bacaan Doa Setelah Shalat Witir, Tata Cara, dan Biasa Dikerjakan Usai Tarawih Bulan Ramadhan

Salat witir biasanya dilaksanakan usai melaksanakan salat tarawih di Bulan Suci Ramadhan.

Editor: Alza
ummi-online.com
WITIR - Ilustrasi seseorang salat witir. Bacaan doa dan tata cara salat witir. 

 Ushallî sunnatan minal witri rak’ataini lillahi ta’âlâ.

Artinya: "Aku niat salat sunnah witir dua rakaat karena Allah ta'ala.”

Niat salat witir tiga rakaat

اُصَلِّى سُنَّةَ الْوِتْرِ ثَلَاثَ رَكْعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatal witri tsalâtsa raka'âtin mustaqbilal qiblati adâ'an lillâhi ta'âlâ

"Aku menyengaja salat sunnah witir tiga rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah ta'ala."

Waktu Pelaksanaan Shalat Witir

Waktu pelaksanaan salat witir yakni setelah melaksanakan salat isya hingga menjelang subuh dan tidak sah witir sebelum melaksanakan salat isya.

Jika witir sebelum salat isya dengan sengaja, maka salatnya dianggap tidak sah sebagai witir.

"Rasulullah saw itu mengerjakan sholat witir pada awal malam.

Kadang-kadang pula di pertengahan malam dan kadang-kadang pula pada penghabisan malam itu." (HR Ahmad dengan sanad yang shahih)

Waktu untuk mengerjakan salat witir bisa di awal malam atau akhir malam.

Menurut Ibnu Asrori Najib dan Siti Sulaikho dalam Muro'atul Ibadah Fi At-Thoharah Wa Salat, disunnahkan untuk menyegerakan salat witir pada permulaan malam bagi seseorang yang khawatir tidak akan bangun pada akhir malam.

Akan tetapi, bagi seseorang yang mampu bangun pada akhir malam, maka disunnahkan mengerjakan salat witir di akhir malam tersebut.

Saat Ramadhan, salat witir dilaksanakan setelah salat terawih sebagai penutup ibadah pada malam tersebut.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved