Berita Pangkalpinang

Pemkot Pangkalpinang 'Ketatkan Ikat Pinggang', Pastikan Gaji Honorer dan Tunjangan ASN Tak Dipotong

Pemkot Pangkalpinang tetap berkomitmen untuk menjaga kesejahteraan para pegawainya. Hak-hak pegawai tetap menjadi prioritas

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Novita
Bangkapos.com/Andiri Dwi Hasanah
UNU IBNUDIN - Penjabat Wali Kota Pangkalpinang, Unu Ibnudin. Unu memastikan Pemkot Pangkalpinang tidak akan memotong gaji honorer maupun tunjangan Aparatur Sipil Negara (ASN) meskipun di tengah efisiensi anggaran saat ini. 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Penjabat Wali Kota Pangkalpinang, M Unu Ibnudin, mengungkapkan, Pemkot Pangkalpinang harus ‘mengetatkan ikat pinggang' alias melakukan penghematan ketat untuk membiayani penyelenggaraan Pilkada Ulang 2025, di tengah efisiensi anggaran akibat keterbatasan fiskal daerah.

Meski demikian, Unu memastikan Pemkot Pangkalpinang tidak akan memotong gaji honorer maupun tunjangan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Ia memahami bahwa kondisi fiskal saat ini cukup menantang, terutama setelah adanya penyesuaian Dana Alokasi Umum (DAU) 2025 yang berdampak pada pengurangan anggaran sektor Pekerjaan Umum sebesar Rp4,5 miliar. 

Meski demikian, Pemkot Pangkalpinang tetap berkomitmen untuk menjaga kesejahteraan para pegawainya.

Hak-hak pegawai tetap menjadi prioritas

"Kami memang harus mengetatkan ikat pinggang, tapi satu hal yang pasti, gaji honorer dan tunjangan ASN tidak akan dipotong. Ini adalah kewajiban kami sebagai pemerintah untuk memastikan bahwa hak-hak pegawai tetap terpenuhi," tegas Unu, Jumat (21/2/2025).

Menurut Unu, ASN dan tenaga honorer memiliki peran krusial dalam roda pemerintahan dan pelayanan publik. 

Oleh karena itu, pihaknya tidak ingin kebijakan efisiensi anggaran justru mengorbankan kesejahteraan pegawai yang telah bekerja keras untuk masyarakat.

"ASN dan tenaga honorer adalah tulang punggung pelayanan publik. Bagaimana mungkin kita bisa meminta mereka bekerja maksimal jika hak mereka justru dikurangi? Karena itu, kami pastikan bahwa gaji dan tunjangan mereka tetap aman," tegasnya lagi.

Unu juga mengapresiasi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah berkomitmen melakukan penyesuaian anggaran dengan tetap mempertahankan keseimbangan dalam pelaksanaan program-program prioritas.

"Kami sadar ini bukan situasi yang mudah. Namun, kami yakin dengan kerja sama dan komitmen bersama, kita bisa melewati masa sulit ini tanpa mengorbankan hak pegawai dan pelayanan kepada masyarakat," tutur Unu.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: Bangka Pos
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved