Video
Warga Belitung Hanya Bisa Dapatkan Beras SPHP di Gerakan Pangan Murah, Penyaluran Disetop Sementara
Pemerintah pusat menghentikan sementara penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Bulog di pasaran sejak awal Februari 2025.
Penulis: Dwiki | Editor: Teddy Malaka
POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Pemerintah pusat menghentikan sementara penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Bulog di pasaran sejak awal Februari 2025.
Keputusan ini diambil berdasarkan hasil Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Kemenko Pangan sebagai langkah menjaga harga gabah petani selama panen raya yang berlangsung Februari-April 2025.
Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Belitung, Marzuki mengatakan, dari hasil koordinasi dengan Bulog Belitung, bahwa stok beras SPHP cukup, namun memang pendistribusiannya masih dibatasi.
Dengan demikian, masyarakat belum bisa mendapatkan beras medium tersebut di pasaran.
Namun, beras SPHP Bulog ini dijual khusus dalam Gerakan Pangan Murah.
"Untuk saat ini, beras SPHP belum bisa disalurkan secara rutin karena ada surat edaran dari Bapanas. Tapi kalau stok sekitar 2.600 ton, tetapi belum bisa didistribusikan secara bebas. Hanya dalam Gerakan Pangan Murah, beras ini bisa dijual," kata Marzuki.
Gerakan Pangan Murah menjadi satu-satunya jalur distribusi beras SPHP kepada masyarakat sementara ini.
Marzuki menekankan bahwa penyaluran melalui skema ini tetap bertujuan menekan inflasi dan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Belitung, Destika Efenly, menyebut bahwa beras SPHP ini memang banyak diminati masyarakat Belitung karena kualitas yang baik dan harga yang miring.
Namun kini masyarakat harus menyesuaikan diri dengan akses yang lebih terbatas terhadap beras SPHP.
"Sekarang kendala, ada pemberhentian sementara untuk yang diedarkan di agen-agen. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa lancar lagi. Insya Allah Maret nanti sudah bisa lagi," harap Destika.
Pemerintah daerah memastikan bahwa stok beras SPHP tetap tersedia dan akan didistribusikan kembali setelah ada keputusan resmi dari Rakortas berikutnya. (*)
| Video : Iran Simpan 11 Ton Uranium Pascaserangan AS, Dunia Khawatir Krisis Nuklir Kian Memanas |
|
|---|
| Video: Iran-China Pererat Hubungan, Araghchi Bertemu Wang Yi di Beijing: Teheran Siap Hadapi Agresi |
|
|---|
| Video: Posisi AS Makin Terdesak, Bocoran Intelijen: Iran Pulihkan 90 Persen Basis Rudal Bawah Tanah |
|
|---|
| Video: Misi Israel-AS Belum Berakhir, Masih Targetkan Iran, Katz Isyaratkan Operasi Militer Baru |
|
|---|
| Video: Netanyahu Diklaim Temui Presiden UEA Diam-diam di Tengah Konflik Iran-Israel dan AS |
|
|---|