Berita Belitung

Bupati Belitung Pilih Pakai Mobil Pribadi daripada Beli Kendaraan Dinas, Ini Alasannya

Mobil gagah itu berhenti perlahan, dan dari balik pintunya, Djoni Alamsyah turun dengan tenang, mengenakan setelan putih rapi.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Novita
Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
DJONI ALAMSYAH - Bupati Belitung Djoni Alamsyah saat tiba di DPRD Belitung saat keluar dari mobil, Selasa (4/3/2025). Mobil yang digunakan Djoni bukan kendaraan dinas baru dari pemerintah daerah, melainkan mobil pribadinya yang kini diberi pelat resmi. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Langit masih berselimut mendung ketika Toyota Land Cruiser Prado hitam memasuki halaman Kantor DPRD Belitung, tempat berlangsungnya rapat paripurna Belitung beragendakan pidato pertama Bupati Belitung, Selasa (4/3/2025). 

Mobil gagah itu berhenti perlahan, dan dari balik pintunya, Djoni Alamsyah turun dengan tenang, mengenakan setelan putih rapi.

Pelat nomor kendaraan itu kini bertuliskan BN 1 WZ, tanda resmi kendaraan dinas Bupati.

Namun, ada yang berbeda. Mobil yang digunakan Djoni bukan kendaraan dinas baru dari pemerintah daerah, melainkan mobil pribadinya yang kini diberi pelat resmi.

Keputusan ini bukan tanpa alasan.

Seusai menyampaikan pidato pertamanya sebagai Bupati Belitung dalam rapat paripurna di DPRD Belitung, Selasa (4/3/2025), Djoni mengungkapkan alasannya memilih menggunakan mobil pribadi ketimbang membeli kendaraan dinas baru.

"Anggaran memang kecil, jadi sementara kita tunda dulu. Masih ada kendaraan yang layak digunakan," ujarnya santai.

MOBIL BUPATI BELITUNG - Bupati Belitung, Djoni Alamsyah, memilih menggunakan mobil pribadinya ketimbang membeli kendaraan dinas. Ia memilih menggunakan Toyota Land Cruiser Prado, mobil pribadinya yang sudah lama ia pakai. Mobil tersebut kini  menggunakan pelat nomor kendaraan bertuliskan BN 1 WZ, tanda resmi kendaraan dinas Bupati.
MOBIL BUPATI BELITUNG - Bupati Belitung, Djoni Alamsyah, memilih menggunakan mobil pribadinya ketimbang membeli kendaraan dinas. Ia memilih menggunakan Toyota Land Cruiser Prado, mobil pribadinya yang sudah lama ia pakai. Mobil tersebut kini menggunakan pelat nomor kendaraan bertuliskan BN 1 WZ, tanda resmi kendaraan dinas Bupati. (Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Ia menegaskan bahwa keputusan ini bukan sekadar penghematan, tetapi juga bentuk kepemimpinan yang ingin ia terapkan, menggunakan sesuatu yang masih layak daripada membeli yang baru.

Toyota Land Cruiser Prado hitam itu sendiri bukan kendaraan baru baginya. 

"Sudah lama saya pakai," kata Djoni sambil tersenyum.

Ketika ditanya apakah ada tunjangan khusus sebagai kompensasi karena tidak menggunakan mobil dinas, Djoni hanya menggeleng. 

"Nggak ada tunjangan, nggak ada apa. Ditiadakan saja mobil dinasnya," tegasnya.

Baginya, ini bukan sekadar keputusan praktis, tetapi juga pesan kepada jajaran pemerintah dan masyarakat.

"Rasa prihatin, rasa keseriusan kita. Leadership itu mengajarkan, gunakanlah sesuatu yang masih layak untuk kita pakai," tuturnya. 

(Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari) 

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved