Tata Cara Salat Witir Saat Bulan Ramadhan Setelah Tarawih, Bacaan Doa dan Waktu Pelaksanaan

Salat witir biasanya dilaksanakan usai melaksanakan salat tarawih di bulan suci Ramadhan.

Editor: Alza
ummi-online.com
WITIR - Foto ilustrasi seseorang sedang sujud dalam salat. Berikut tata cara salat witir, niat, dan pelaksanaannya. 

POSBELITUNG.CO -- Ibadah salat tarawih pada bulan Ramadhan, ditutup dengan salat witir.

Salat witir termasuk salah satu salat sunnah yang dianjurkan pelaksanaannya.

Karena sebagai penutup ibadah malam.

Dalam HR Bukhari dan Muslim, Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu beliau berkata:

“Kekasihku (Muhammad) shallallahu ‘alaihi wasallam mewasiatkan kepadaku tiga perkara: puasa tiga hari setiap bulan, shalat dhuha dua rakaat, dan shalat witir sebelum tidur."

Dalam HR. Ahmad; shahih juga diriwayatkan, “Sesungguhnya Allah Azza wa Jala menambahkan satu shalat kepada kalian, maka lakukanlah shalat tersebut di antara salat Isya dan salat Subuh, yaitu salat witir."

Salat witir biasanya dilaksanakan usai melaksanakan salat tarawih di bulan suci Ramadhan.

Namun salat witir bukan hanya dikerjakan usai salat tarawih saja.

Salat witir juga bisa dilakukan setelah melaksanakan salat tahajud.

Menurut Ustaz Hasan Albany dalam buku The Miracle of Night Shalat Tahajud, rakaat shalat witir biasanya dikerjakan dengan minimal satu rakaat dan maksimal sebelas rakaat.

Pada umumnya, salat witir dikerjakan dalam hitungan ganjil lainnya.

Niat Salat Witir

Niat shalat witir satu rakaat

اُصَلِّى سُنَّةَ الْوِتْرِرَكْعَةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ (مَأْمُوْمًا/إِمَامًا) ِللهِ تَعَالَى

Ushallii sunnatal witri rok’atan mustaqbilal qiblati (makmuuman/imaaman) lillaahi ta’aalaa.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved