20 Warga Babel Terjebak Skandal Scammer Online di Myanmar, DPRD Babel Turun Tangan Lagi
Sedikitnya ada 20 warga Bangka Belitung korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang terjebak di Myanmar.
Penulis: Rizky Irianda Pahlevy | Editor: Alza
POSBELITUNG.CO, BANGKA - Sedikitnya ada 20 warga Bangka Belitung korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang terjebak di Myanmar.
Mereka adalah korban sindikat scammer online, yang diam-diam ke luar negeri.
Anggota DPRD Babel Me Hoa mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat, terkait informasi adanya warga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang masih berada di Myanmar.
"Kita Senin jam 10.00 wib, rencananya diterima oleh Ibu Direktur Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia," ujar Me Hoa, Minggu (23/3/2025).
Me Hoa mengatakan pihaknya telah menerima informasi, setidaknya terdapat 20 warga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang masih terjebak dalam sindikat scammer online.
"Konsultasi khusus karena masih banyak laporan masuk tentang anak-anak Bangka Belitung, di Myanmar dan Kamboja yang terancam jiwanya," tuturnya.
Lebih lanjut pihaknya bersama Fraksi PDI Perjuangan meminta minta Dinas Sosial dan Dinas Tenaga Kerja Babel, membuka nomor hotline pengaduan dari orang tua yang tidak mendapat kabar dari anak-anaknya yang pamit kerja di luar negeri," tuturnya.
Sementara itu pihaknya memastikan proaktif mengurus laporan orang tua.
Mengingat adanya informasi para pekerja migran non prosedural tersebut mendapatkan tekanan dari sindikat scammer online.
"Ketua DPRD Didit Srigusjaya selaku penasehat fraksi terus respon cepat, lega setelah tahap satu kemarin aman lancar.
Tidak gampang special mission, uang tiket Rp 90 juta saja pakai kas DPD dan fraksi-fraksi, karena birokrasi kita paling cepat Senin baru bisa cair.
Sedangkan manajemen tiketing itu, update per hari, udah banyak dibantu pihak Sriwijaya Air, dikasih T-shirt, dikasih suvenir pasmina," ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya,Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung Didit Srigusjaya ungkapkan rasa syukurnya di sela-sela penyambutan secara langsung di Bandara Depati Amir, Kota Pangkalpinang, Jumat (21/3/2025).
"Ini rasa kemanusiaan panggilan hati nurani kita harus hadir, Alhamdulillah atas izin Allah SWT dan terima kasih kepada Kementerian Perlindungan Tenaga Kerja Imigran dan Kementerian Luar Negeri dan seluruh pihak yang telah membantu proses pemulangan ini," ujar Didit Srigusjaya.
Didit Srigusjaya mengatakan 76 pekerja asal Provinsi Bangka Belitung ini, nekat mengadu nasib di luar negeri untuk mengubah perekonomian keluarganya.
"Intinya mereka tergiur dengan gaji besar, ada pasutri dan sarjana juga ada.
Mereka ke sana, karena ingin memperbaiki ekonomi mereka," tuturnya.
Terkait hal ini pun pihaknya mendorong Pemerintah Provinsi Bangka Belitung, untuk memberikan fasilitas yang dapat digunakan untuk meningkatkan kompetensi diri.
"Ini menjadu pekerjaan rumah bagi Pemprov Babel kedepan, kita tidak melarang mereka kerja di luar negeri.
Makanya saya minta BLK digiatkan lagi dan anak-anak ini dididik dulu, diberi keahlian sehingga mereka mendapat fasilitas yang resmi dari negara," ucapnya.
Sementara itu terkait kasus ini, Didit mengatakan masih ada sejumlah warga Provinsi Bangka Belitung yang diduga masih berada di Myanmar.
Lebih lanjut pada Senin (24/3/2025) nanti pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat, guna menindaklanjuti informasi tersebut.
"Saya dapat video yang menyedihkan, dia WA saya.
Ternyata masih banyak warga Babel yang masih di sana.
Ada masyarakat Kabupaten Bangka Barat yang terlantar di sana, ini seperti gunung es ternyata banyak yang informasi saya terima yang minta tolong anaknya.
Kita juga minta pemerintah kabupaten/kota, untuk juga serius dan jangan berdiam diri," ungkapnya.
(posbelitung.co/Rizky Irianda Pahlevy)
| Gubernur Babel Ikuti Peresmian Serentak 1.061 Koperasi Merah Putih oleh Presiden |
|
|---|
| Lima Debt Collector Diringkus Polda Babel, Tarik 247 Unit Mobil Nopol Luar Daerah dalam Sebulan |
|
|---|
| Buka FORBISDA 2026, Hidayat Arsani Ajak HIPMI Bangkitkan Ekonomi Daerah |
|
|---|
| Polda Babel Limpahkan Tersangka Berikut Jutaan Batang Rokok Ilegal Ke Kejari Belitung |
|
|---|
| Wakapolda Babel Puji Inisiatif PGRI Beltim, Sebut Patut Dicontoh Daerah Lain |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/TPPO.jpg)