Berita Belitung Timur
Wakapolda Babel Puji Inisiatif PGRI Beltim, Sebut Patut Dicontoh Daerah Lain
Brigjen Murry mengatakan apa yang dilakukan oleh para guru di Belitung Timur merupakan langkah luar biasa yang patut menjadi contoh
Penulis: Kautsar Fakhri Nugraha | Editor: Hendra
POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Kehadiran Wakapolda Kepulauan Bangka Belitung, Brigjen Pol. Murry Miranda dalam Seminar Pendidikan Karakter PGRI 2026 di Auditorium Zahari Mz, Selasa (12/5/2026) memberikan perspektif baru bagi para guru di Belitung Timur.
Brigjen Murry memuji keberanian PGRI Beltim dalam menginisiasi kegiatan skala besar untuk menghargai peran guru.
Brigjen Murry mengatakan apa yang dilakukan oleh para guru di Belitung Timur merupakan langkah luar biasa yang patut menjadi contoh bagi daerah lain di Bangka Belitung.
Ia melihat semangat untuk terus bertumbuh ini sebagai kado yang tepat dalam momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional.
“Sebenarnya ini kegiatan sangat luar biasa ya. Ini perlu dicontoh oleh kabupaten-kabupaten lain bagaimana kita menghargai peran guru,” ujar Brigjen Murry.
Dalam sesi seminarnya, Wakapolda memilih pendekatan yang berbeda. Alih-alih memberikan sosialisasi searah yang membosankan, ia justru mengajak para guru untuk berdialog dan menggali kembali potensi yang selama ini terpendam di dalam diri masing-masing.
Brigjen Murry meyakini bahwa pada dasarnya para guru sudah memiliki pengetahuan yang mumpuni mengenai cara mendidik karakter. Namun, tantangannya adalah bagaimana cara mengeksekusi hal tersebut.
“Saya tidak terbiasa melaksanakan sosialisasi sekadar materi karena mereka sebenarnya sudah tahu. Saya justru mengajak mereka mencarikan bagaimana sih solusi terkait masalah pembentukan karakter,” ucapnya.
Dari diskusi yang dilakukan, Brigjen Murry membedah kendala apa saja yang selama ini menghalangi guru dalam membentuk adab siswa. Setelah itu, ia melihat para guru sebenarnya mampu menjawab tantangan yang diajukan.
Namun, Brigjen Murry mencatat sering kali penerapan pendidikan karakter di lapangan terbentur oleh faktor-faktor eksternal. Hal inilah yang menurutnya harus segera dicarikan jalan keluarnya bersama.
“Kadang-kadang mungkin terhambat birokrasi, mungkin terhambat oleh hal-hal lain. Nah, bagaimana sekarang mereka menerapkan apa yang sudah mereka tahu itu,” ungkapnya.
Brigjen Murry juga memberikan pesan bagi seluruh anggota PGRI di Belitung Timur. Ia menjelaskan bahwa kunci keberhasilan seorang pendidik bukan hanya pada kepintaran, melainkan kemampuan menjadi teladan nyata.
“Teruslah tingkatkan prestasi dan kedisiplinan. Jadilah teladan bagi murid-muridnya. Tapi yang paling penting adalah bagaimana kita mencintai pekerjaan kita,” pesannya. (Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha)
| PGRI Belitung Timur Gelar Semintar Pendidikan Karakter Hadirkan Narasumber Berkompeten |
|
|---|
| Hidupkan Wadah Komunikasi Warga, SatBinmas Polres Beltim Gelar Sosialisasi FKPM di Tanjung Batu Itam |
|
|---|
| Kisah Riski, Bocah Penyintas Thalasemia di Desa Dendang yang Bercita-cita Ingin Menjadi Perawat |
|
|---|
| Delapan Anak di Belitung Timur Jalani Transfusi Darah Rutin Akibat Menderita Thalasemia |
|
|---|
| Inovasi Kandang Berpindah di Beltim, Asror Sulap Limbah Jadi Pupuk Organik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/Wakapolda-Babel-isi-seminar-pendidikan-di-Belitung-timur.jpg)