Sosok

Sosok Aipda Andik Muhyeni, Banjir Pujian Usai Tembak 2 Begal Sampai Terkapar di Probolinggo

Pelaku kejahatan itu kebetulan beraksi tepat di depan mata Aipda Andik yang tengah mengendarai mobil bersama istrinya.

Editor: Alza
kolase Instagram @andreli_48
DUA BEGAL DITEMBAK - Aipda Andik Muhyeni meringkus dua begal yang beraksi di jalan raya Sebaung, Desa Sebaung, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur pada Sabtu (22/3/2025). 

POSBELITUNG.CO – Inilah sosok Aipda Andik Muhyeni, yang dipuji netizen se-Indonesia.

Penilaian positif pada polisi ini lantaran Aipda Andik berhasil melumpuhkan begal bersenjata celurit.

Pelaku kejahatan itu kebetulan beraksi tepat di depan mata Aipda Andik yang tengah mengendarai mobil bersama istrinya.

Peristiwa itu terjadi di wilayah hukum Polsek Besuk, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur.

Kasatreskrim Polres Probolinggo AKP Putra Adi Fajar Winarsa mengungkapkan dua begal itu beraksi di wilayah Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo.

Ia mengungkapkan dua pelaku begal yang diringkus Aipda Andik Muhyeni ini diduga merupakan spesialis yang pernah beraksi di wilayah hukum Polsek Besuk.

"Seperti pelaku yang pernah viral di Kecamatan Besuk.

Tapi masih kami dalami lagi," ujar Fajar Winarsa.

Polisi sejauh ini telah menyita dua buah celurit milik pelaku begal tersebut.

"Anggota kami juga sudah menyita dua celurit milik para pelaku.

Untuk identitas dan kronologi penangkapannya akan kami sampaikan sesegera mungkin ya, mohon waktu," kata Fajar dilansir dari TribunJatim-Timur.com.

Dalam video amatir berdurasi hampir satu menit itu terlihat seorang anggota polisi mengenakan kaus warna dongker dan celana jeans menodongkan senjata api ke arah salah satu pelaku begal.

Sosok begal yang ditodong senjata api itu terlihat seperti ketakutan dan meminta ampun.

Sedangkan satu pelaku begal lainnya sudah terkapar terlebih dahulu.

Polisi berpakaian preman itu menyita dua celurit milik pelaku begal itu.

Sosok polisi yang viral usai berhasil melumpuhkan dua begal di Probolinggo hingga tak berkutik itu belakangan diketahui bernama Aipda Andik Muhyeni.

Aipda Andik Muhyeni saat ini menjabat sebagai Kanit Intel Polsek Dringu.

Dalam rekaman CCTV terlihat momen Aipda Andik Muhyeni meringkus dua begal yang beraksi di pagi menuju siang hari, Sabtu (22/3/2025).

Terlihat di rekaman video CCTV, kondisi awal jalan raya Desa Sebaung, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo.

Namun, tak berapa lama tampak dua orang berboncengan motor melaju ke arah persimpangan.

Dalam hitungan detik, dua pria itu berhasil menggasak satu sepeda motor yang terparkir di depan toko.

Aipda Andik Muhyeni yang melihat aksi begal itu langsung melajukan mobilnya dan kemudian menabrak sepeda motor begal tersebut.

Setelah itu, Aipda Andik Muhyeni bergegas turun dari mobil dan mengejar dua begal yang mencoba kabur.

Ia pun mengarahkan pistol ke arah begal itu.

Terlihat seorang begal sudah terkapar di tanah.

Sedangkan begal lainnya sempat berusaha kabur, tapi tak berkutik saat ditodong pistol.

Pasca penangkapan dua begal oleh Aipda Andik Mahyuni ini, Kapolres dan Bupati Probolonggo langsung memberikan apresiasi.

Kapolres Probolinggo AKBP Wisnu Wardana mengucapkan terima kasih kepada Aipda Andik Mahyuni yang dinilai benar-benar menjalankan tugasnya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

"Alhamdulillah tadi Aipda Andik telah melumpuhkan dua begal yang berbahaya dengan membawa senjata tajam jenis celurit.

Terima kasih dari saya sebagai Kapolres Probolinggo dan dari Bupati Probolinggo Gus Haris," kata AKBP Wisnu Wardana dikutip dari Tribun Jatim.

Ia mengatakan begal yang ditangkap Aipda Andik Mahyuni ini selama ini memang sering membuat ulah.

Begal tersebut tidak hanya beraksi di satu tempat kejadian perkara (TKP) saja.

"TKP nya banyak, (begal) bawa senjata tajam, residivis juga dan semoga apa yang dilakukan Aipda Andik ini bisa menginspirasi kita semua dan membuat daerah tercinta Kabupaten Probolinggo lebih aman," kata AKBP Wisnu.

Menurutnya, lantaran dua begal itu membahayakan dan melakukan perlawanan sehingga tindakan tegas dan terukur terpaksa dilakukan untuk melumpuhkan dua pelaku.

"Tindakan (tembakan,red) terukur dari petugas langsung mengenai betis dua pelaku sehingga membuatnya tersungkur.

Kedua pelaku sempat dibawa ke Puskesmas dan saat ini ditahan di Polsek Gending," ujar kapolres.

Hingga saat ini modus operandi dan identitas kedua pelaku begal itu masih dalam pengembangan.

Bupati Probolinggo Gus Haris juga menyampaikan apresiasinya terhadap keberanian Aipda Andik Mahyuni ini.

Menurut bupati, aksi Aipda Andik Mahyuni patut jadi contoh bagi penegak hukum di Kabupaten Probolinggo dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.

"Aksi dari Aipda Andik harus dijadikan motivasi bagi kita semua khususnya kepolisian agar Kamtibmas di wilayah hukum Polres Probolinggo khususnya dipastikan aman dan kondusif," kata Gus Haris.

Aksi heroik istri

Di balik aksi heroik Aipda Andik Muhyeni sukses meringkus dua begal yang beraksi di jalan raya Sebaung, Desa Sebaung, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur, Sabtu (22/3/2025) ternyata ada sosok seorang wanita yang ikut berperan dalam melumpuhkan penjahat tersebut.

Aksi sosok wanita itu juga ikut terekam video rekaman CCTV yang berdurasi sekitar satu menit.

Dalam rekaman CCTV mengenai detik-detik Aipda Andik Muhyeni meringkus dua begal yang beraksi di pagi menuju siang hari itu, tampak sosok wanita keluar mobil membantu polisi tersebut.

Ia terlihat menyusul Aipda Muhyeni dan berteriak meminta bantuan warga sekitar.

Aksi sosok wanita itu mengundang perhatian warga yang kemudian bergegas membantu Aipda Muhyeni meringkus dua penjahat itu.

Belakangan terungkap sosok wanita itu adalah istri Aipda Andik Muhyeni.

Ia juga memiliki peran dalam meringkus begal tersebut.

Rekaman detik-detik saat Aipda Andik Muhyeni menangkap begal di kawasan Probolinggo, Jawa Timur itu viral di linimasa media sosial.

Berdasarkan rekaman video CCTV terlihat istri Aipda Andik Muhyeni ikut membantu dalam proses penangkapan dua begal yang beroperasi di Desa Sebaung itu.

Istri Aipda Andik Muhyeni terlihat dalam rekaman video CCTV langsung keluar dari mobil saat suaminya mengejar dua begal bersenjata tajam itu.

Wanita yang mengenakan jilbab hijau dan baju pink serta celana jeans itu berusaha menyusul suaminya dan berteriak meminta bantuan warga.

Istri Aipda Andik Muhyeni memanggil warga untuk berkumpul dan kemudian membantu meringkus begal itu.

Teriakan dari istri Aipda Andik Muhyeni ini sontak menjadi perhatian warga yang segera berkumpul menuju TKP.

Korban yang motornya dibegal oleh dua penjahat itu juga langsung keluar dari toko dan berlari menuju TKP.

Istri Aipda Andik yang berlari menuju arah suaminya terlihat menyelamatkan barang milik suaminya yang terjatuh dari tasnya.

Kerja sama Aipda Andik Muhyeni dan istrinya itu pun sontak menjadi perhatian warga yang berada di TKP.

"Luar biasa untuk polisi yang satu ini mas Andik wajib naik pangkat.

Untuk beliau bersama istri bisa menangkap dua pelaku pembegalan di perempatan gending," kata warga dalam postingannya di media sosial.

Diketahui, aksi dua begal berpenampilan ala mahasiswa terhenti di jalan raya masuk Desa Sebaung, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur pada Sabtu (22/3/2025).

Dua penjahat membawa senjata tajam itu tak berkutik setelah berhadapan dengan seorang anggota polisi dari Polres Probolinggo saat kepergok melancarkan aksinya di Rocket Chicken setempat.

Aksi penangkapan begal yang dilakukan anggota Polres Probolinggo berpakaian preman ini pun langsung ramai dan viral di media sosial.

(Tribunjatim-timur.com/Tribunnewsbogor.com)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved