Mayat Mengapung di Sadai

Identitas Mayat Tanpa Identitas di Sadai Basel Kepulauan Bangka Belitung Terungkap

Identitas mayat tanpa identitas  jenis kelamin laki-laki yang ditemukan di perairan Pelabuhan Sadai akhirnya terungkap.

Tayang:
Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Kamri
Ist/Tangkapan layar video amatir warga
EVAKUASI MAYAT - Tim gabungan dari Satpolair Polres Bangka Selatan, TNI dan masyarakat mengevakuasi mayat tanpa identitas di perairan laut Pelabuhan Sadai, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (3/4/2025). Identitas mayat tanpa identitas  jenis kelamin laki-laki yang ditemukan di perairan Pelabuhan Sadai itu akhirnya terungkap setelah aparat kepolisian setempat melakukan proses identifikasi di RSUD Junjung Besaoh Kabupaten Bangka Seltan. 

POSBELITUNG.CO – Identitas mayat tanpa identitas  jenis kelamin laki-laki yang ditemukan di perairan Pelabuhan Sadai, yaitu antara Desa Penutuk, Kecamatan Lepar dan Desa Sadai, Kecamatan Tukak Sadai, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akhirnya terungkap.

Hal itu terungkap setelah aparat kepolisian setempat melakukan proses identifikasi di RSUD Junjung Besaoh Kabupaten Bangka Selatan.

Termasuk menggali keterangan sejumlah pihak usai penemuan mayat tersebut.

Kepala Satuan Polisi Air dan Udara Polres Bangka Selatan, Iptu Mulia Renaldi mengatakan mayat tanpa identitas itu belakangan diketahui bernama Zainal Abidin (81) warga Desa Tanjung Sangkar, Kecamatan Lepar, Kabupaten Bangka Selatan.

Identitas mayat itu turut diperkuat berdasarkan pengakuan anak korban.

Mayat tersebut saat ini telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan.

“Korban sudah ditangani RSUD Junjung Besaoh dan sudah diserahkan kembali ke pihak keluarga,” kata Mulia Renaldi kepada Bangkapos.com, Kamis (3/4/2025).

Baca juga: Breaking news: Mayat Tanpa Identitas Mengapung di Sadai Basel Kepulauan Bangka Belitung, Ini Cirinya

Mulia Renaldi mengungkapkan penemuan mayat tanpa identitas di perairan antara Desa Penutuk dan Desa Sadai itu pertama kali dilaporkan oleh Edi Sapirson (53) warga Desa Penutuk yang berprofesi sebagai ojek kapal speed lidah.

Sekitar pukul 09.00 Wib, Edi Sapirson berangkat membawa penumpang dari Desa Penutuk ke Desa Sadai menggunakan kapal speed lidah.

Sesampainya di Desa Sadai, Edi Sapirson langsung pulang ke Desa Penutuk.

Tak berselang lama sekitar kurang lebih 200 meter dari Pelabuhan Sadai Edi Sapirson melihat sesuatu benda yang mengapung di tengah laut.

Ketika didekati ternyata benda itu merupakan sesosok mayat.

Edi Sapirson kemudian melaporkan penemuan mayat itu kepada anggota Satpolairud Polres Bangka Selatan.

Kemudian mayat itu dievakuasi oleh anggota Ditpolairud Polda Kepulauan Bangka Belitung yang sedang BKO di Pelabuhan Sadai bersama anggota TNI dan masyarakat.

“Evakuasi dilakukan menggunakan kapal speed lidah milik masyarakat setempat,” jelas Mulia Renaldi.

(Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved