Royalti Timah Naik Progresif, Rektor UBB Prof UBB Sebut Akan Menguntungkan Negara
Khususnya dari komoditas timah yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi di beberapa daerah, termasuk Bangka Belitung.
Penulis: Sela Agustika | Editor: Alza
POSBELITUNG.CO, BANGKA - Keputusan pemerintah pusat menaikkan tarif royalti timah secara progresif antara 3 hingga 10 persen menuai beragam respons dari berbagai pihak.
Langkah ini dinilai sebagai cara cepat negara dalam meningkatkan pendapatan dari sektor Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
Khususnya dari komoditas timah yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi di beberapa daerah, termasuk Bangka Belitung.
Rektor Universitas Bangka Belitung sekaligus Dosen FISIP UBB, Prof Ibrahim, menyebut kebijakan ini berpotensi menguntungkan negara.
Karena royalti yang mengikuti harga komoditas akan meningkatkan penerimaan saat harga timah naik.
"Cara singkat ini memang akan berpotensi menguntungkan keuangan negara karena akhirnya keuntungan akan mengikuti pergerakan harga komoditas.
Tentu dampaknya akan sangat luas karena pendapatan yang meningkat akan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menikmati lebih banyak dengan beragam program," ujar Prof Ibrahim, Senin (21/4/2025).
Namun, di sisi lain, Prof Ibrahim mengingatkan bahwa kebijakan ini juga membawa konsekuensi bagi sektor usaha.
Kenaikan beban royalti otomatis akan memengaruhi keuntungan perusahaan, yang bisa berdampak pada operasional dan keputusan investasi di masa depan.
"Memang ada efisiensi perusahaan yang pasti akan dilakukan, namun dampak lanjutannya juga pasti ada bagi perusahaan.
Bagi para investor, tentu ada hitung-hitungan menyangkut soal dividen misalnya atau kemampuan untuk menambah investasi di sektor yang sama atau di sektor yang berbeda," tuturnya.
Prof Ibrahim yakin keputusan ini telah melalui kajian mendalam oleh pemerintah.
Ia menyebut, kemungkinan besar tingginya margin keuntungan perusahaan selama ini menjadi salah satu pertimbangan utama penerapan tarif progresif.
"Tapi tentu Keputusan untuk memberlakukan tarif progresif ini sudah melalui berbagai kajian oleh pemerintah pusat.
Barangkali hitung-hitungan yang selama ini berjalan dianggap sudah tidak relevan, barangkali juga karena hitungan margin keuntungan yang dinikmati oleh perusahaan selama ini terlalu tinggi," terangnya.
| Taman Sari Sungailiat, Aset PT TIMAH yang Menjadi Ruang Publik Multifungsi |
|
|---|
| Wujudkan Lingkungan Sehat, PT TIMAH Gelar Gotong Royong Jumat Bersih di Taman Sari Sungailiat |
|
|---|
| PT Timah dan PT DAK Bekali Karyawan Edukasi dan Pemeriksaan Kesehatan Terkait Super Flu |
|
|---|
| Pendaftaran Kelas Beasiswa PT Timah SMAN 1 Pemali Besok Ditutup, 171 Peserta Sudah Daftar |
|
|---|
| Lewat Program PPM 2026, PT TIMAH Dukung Pendidikan hingga Pelestarian Lingkungan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20250320_ubb.jpg)