Berita Belitung

Hadir di Maras Taun Dusun Bantan, Wyllianto: Tradisi Adat Harus Dilestarikan

"Memang di Membalong ini tradisinya masih kental. Jadi tetap harus dijaga sebagai warisan adat," ujarnya kepada posbelitung.co

Tayang:
Penulis: Dede Suhendar | Editor: Teddy Malaka
Dede Suhendar
MARAS TAUN - Suasana acara maras taun di rumah dukun Dusun Bantan, Desa Bantan, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung pada Minggu (4/5/2025). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Anggota DPRD Kabupaten Belitung Wyllianto terlihat hadir dalam acara Maras Taun Dusun Bantan, Desa Bantan, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung pada Minggu (4/5/2025). 

Politisi dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu membaur bersama masyarakat sekitar mengenakan kemeja panjang lengkap dengan kopiah hitam. 

Ternyata, Wyllianto rutin menghadiri undangan Maras Taun semenjak tahun lalu. 

"Memang di Membalong ini tradisinya masih kental. Jadi tetap harus dijaga sebagai warisan adat," ujarnya kepada posbelitung.co

Ia menilai Maras Taun mengandung makna positif dan nilai luhur bagi masyarakat, selain wujud rasa syukur kepada Tuhan. 

Berkumpulnya masyarakat di satu titik yaitu rumah dukun sebagai tetua adat, mencerminkan semangat kebersamaan dan gotong royong. 

Oleh sebab itu, tradisi adat tersebut harus dipertahankan dan diwariskan kepada generasi muda. 

"Jadi harus diajarkan dan diwariskan kepada generasi muda. Kalau tidak, lama-lama akan terkikis dan bukan tidak mungkin punah," katanya. 

Bahkan, Wyllianto rela pulang dari Jakarta untuk menghadiri undangan Maras Taun.

"Saya kalau diundang diusahakan hadir. Apalagi acara adat seperti ini, dari tahun lalu saya selalu hadir," katanya.(posbelitung.co/dede s)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved