PT Timah Tbk

Ribuan Nelayan di Bangka Belitung dan Kepri Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan Berkat PT Timah

Sebanyak 1.611 nelayan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Provinsi Kepulauaan Riau jadi penerima manfaat program jaminan sosial dari PT Timah.

Tayang:
Editor: Novita
IST/Dokumentasi PT Timah Tbk
NELAYAN - Sebanyak 1.611 nelayan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Provinsi Kepulauan Riau menjadi penerima manfaat program jaminan sosial dari PT Timah Tbk yang berkolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan. 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Sebanyak 1.611 nelayan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Provinsi Kepulauan Riau menjadi penerima manfaat program jaminan sosial dari PT Timah Tbk yang berkolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan.

Sumapermila, warga Belinyu, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, telah merasakan manfaat program BPJS Ketenagakerjaan dari hasil kolaborasi PT Timah Tbk dengan BPJS Ketenagakerjaan.

Ia mendapatkan santunan BPJS Ketenagakerjaan setelah suaminya yang berprofesi sebagai nelayan meninggal beberapa waktu lalu.

Setelah sang suami meninggal dunia, Sumapermila harus memenuhi kebutuhan anaknya yang masih sekolah, meskipun dirinya kerap dibantu oleh anak-anaknya lain. 

Dengan adanya santunan ini, akan dimanfaatkan untuk modal usaha membuka warung sehingga bisa membantu perekonomian keluarga mereka.

“Saya berencana untuk membuat usaha toko kecil-kecilan dari santunan ini. Sehingga bisa untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan juga biaya sekolah anak saya. Saya tidak menyangka PT Timah sangat peduli kepada kami yang nelayan ini. Karena mungkin kalau enggak ada dari PT Timah seperti ini kami tidak tahu,” tuturnya dikutip dari pemberitaan beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Ketua HNSI Kabupaten Bangka, Lukman, mengemukakan, saat ini sebanyak 450 anggota HNSI Kabupaten Bangka mendapatkan jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan dari PT Timah.

"Kolaborasi PT Timah bersama HNSI sudah ada 450 nelayan yang menerima. Selain dari kami, ada juga yang langsung dengan PT Timah dan ini sangat bermanfaat untuk nelayan," kata Lukman.

Ia berharap, program ini dapat terus dilanjutkan karena memang sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi nelayan mengingat risiko pekerjaan bisa datang kapan saja.

"Kita berharap agar program BPJS Ketenagakerjaan ini bisa terus dilanjutkan. Kami siap berkolaborasi dengan PT Timah untuk memfasilitasi nelayan mendapatkan BPJS Ketenagakerjaan," ucappnya. 

Sekadar informasi, PT Timah Tbk kembali melanjutkan program jaminan sosial bagi kelompok nelayan melalui BPJS Ketenagakerjaan

Hal ini sebagai komitmen perusahaan terhadap perlindungan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah operasional.

Anggota holding Industri Pertambangan MIND ID itu, telah melaksanakan program jaminan sosial bagi nelayan ini sejak tahun 2022 dan terus berlanjut hingga tahun 2025.

Melalui program ini, para penerima manfaat akan mendapatkan jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian. 

Diharapkan, program ini memberikan keamanan dan jaminan sosial bagi penerima manfaat, yaitu individu yang masuk ke dalam kategori Pekerja Bukan Penerima Upah (PBU).

(Posbelitung.co/*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved