Berita Belitung

Wabup Belitung Tanggapi Pro Kontra Soal Anjing Liar, Syamsir: Silakan Menghadap Jika Punya Solusi

Wakil Bupati Belitung, Syamsir, menanggapi polemik yang muncul terkait langkah Pemerintah Kabupaten Belitung dalam mengendalikan populasi anjing liar.

Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Novita
Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
SYAMSIR - Wakil Bupati Belitung, Syamsir, saat ditemui beberapa waktu lalu. Syamsir, menanggapi polemik yang muncul terkait langkah Pemerintah Kabupaten Belitung dalam mengendalikan populasi anjing liar. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -  Wakil Bupati Belitung, Syamsir, menanggapi polemik yang muncul terkait langkah Pemerintah Kabupaten Belitung dalam mengendalikan populasi anjing liar.

Ia menegaskan bahwa kebijakan yang diambil merupakan bentuk respons atas kondisi lapangan yang dinilai sudah mendesak dan merugikan masyarakat.

“Permasalahan anjing liar di kita ini sudah bertahun-tahun. Sudah banyak kejadian yang merugikan warga, dari kasus kecelakaan, dikejar anjing, hingga ternak ayam dimangsa. Belum lagi soal sampah dan keberadaan anjing dalam kondisi memprihatinkan di pusat keramaian,” ujar Syamsir, Rabu (23/5/2025).

Langkah manajemen populasi yang saat ini diterapkan, yakni penggunaan racun, memicu pro kontra di kalangan masyarakat terutama dari komunitas pecinta hewan, yang menilai metode tersebut tidak manusiawi.

Namun Syamsir menyatakan bahwa pihaknya tidak menutup mata terhadap kritik dan membuka ruang dialog bagi siapa pun yang memiliki alternatif solusi.

“Pro kontra hal yang biasa. Tapi ini yang bisa kami lakukan saat ini. Kalau ada yang punya solusi lebih baik, silakan menghadap saya. Kami siap menyambut jika ada yang ingin membangun shelter, misalnya,” ucapnya.

Syamsir menjelaskan bahwa opsi sterilisasi dan penampungan hewan (shelter) sempat dibahas dalam rapat bersama instansi terkait.

Namun pertimbangan anggaran menjadi kendala utama, terlebih dengan banyaknya sektor prioritas lain yang harus dibiayai pemerintah daerah.

“Sterilisasi dan shelter itu sudah kami bahas. Tapi kami juga harus realistis dengan kondisi anggaran. Di tengah efisiensi seperti sekarang, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik lainnya tentu menjadi prioritas,” jelasnya.

Ia kembali menegaskan bahwa pemerintah daerah terbuka terhadap kerja sama.

"Kalau ada pihak yang serius ingin membantu dan punya rencana konkret, kami sangat terbuka. Mari duduk bersama, bukan hanya memberi kritik, tapi juga menghadirkan solusi," tutur Syamsir

(Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved