Pos Belitung Hari Ini

Patrick Kluivert Percaya Diri, Bakal Buktikan Indonesia Bukan 'Macan Kertas' saat Lawan China

Wajib menang menjadi harga mati bagi Timnas Indonesia saat menghadapi China pada laga kesembilan kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga Grup C .

Tayang:
Editor: Novita
Dokumentasi Posbelitung.co
POS BELITUNG HARI INI - Pos Belitung Hari Ini edisi Kamis, 5 Juni 2025, memuat headline berjudul Kluivert Percaya Diri, Buktikan Indonesia Bukan 'Macan Kertas'. 

POSBELITUNG.CO, JAKARTA - Wajib menang menjadi harga mati bagi Timnas Indonesia saat menghadapi China pada laga kesembilan kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga Grup C di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (5/6/2025) malam pukul 20.45 WIB.

Selain menjaga asa lolos ke Piala Dunia 2026, jumlah poin FIFA yang didapat bisa membuat Ranking FIFA Timnas Indonesia mendekati 100 besar.

Pertandingan ini juga menjadi kesempatan bagi Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert membalas ejekan media China yang meremehkan Garuda dengan menyebutnya ‘Macan Kertas’.

Caranya tidak ada pilihan lain lagi selain mengalahkan mereka di pertandingan kandang kali ini.

Apalagi Timnas Indonesia memiliki tren yang cukup apik saat bermain di kandang dengan meraih dua kemenangan beruntun sekaligus clean sheet dengan menghajar Arab Saudi 2-0 dan Bahrain 1-0.

Selain itu, ada motivasi ekstra bagi Jay Idzes dan kawan-kawan untuk menghentikan rekor buruk di mana timnas Indonesia tidak pernah menang dalam pertandingan kandang melawan China selama 68 tahun.

Dalam catatan pertemuan yang digelar di tanah air, Indonesia terakhir kali menang atas China di kandang sendiri terjadi pada 68 tahun lalu.

Tepatnya pada 12 Mei 1957, saat Indonesia menang 2-0 di kualifikasi Piala Dunia. Itulah catatan terakhir kali Indonesia menang atas China di kandang sendiri, catatan itu bertahan hingga saat ini.

Laga Penentu

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menekankan pentingnya kemenangan Timnas Indonesia dalam laga melawan China. Erick Thohir menyebut pertandingan tersebut
menjadi penentu posisi Indonesia untuk tetap berada di jalur menuju babak play-off zona Asia kualifikasi Piala Dunia.

“Seperti situasi saat kita melawan Australia, waktu itu kita kalah. Tapi saat melawan Bahrain, kita bounce back, kita menang 1-0. Nah, besok hitungannya kita harus menang kalau ingin masuk ke peringkat tiga atau empat untuk menuju play-off,” kata Erick di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (4/6/2025).

Timnas Indonesia menanggapi secara serius laga melawan tim dragons tersebut sebagaimana yang dilakukan China jelang laga nanti.

Pemerintah China, kata Erick, menunjukkan keseriusan terhadap pertandingan ini, dengan mengirimkan langsung perwakilan resmi dari pemerintahnya.

“Pemerintah China juga sangat serius tadi saya sampaikan ke Bapak Presiden juga, mengirimkan perwakilan pemerintahnya langsung,” katanya.

Sepak bola, kata Erick, sudah menjadi marwah bangsa. Sepak bola bukan sekadar olahraga, tapi bagian dari alat perjuangan, pengibaran bendera, dan kebanggaan sebuah negara.

Sumber: Pos Belitung
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved