Islam

VIDEO Bacaan Doa Nabi Yunus Saat Sedang Terjebak Dalam Perut Paus

Salah satu bacaan doa yang bisa diamalkan oleh umat Islam ketika menghadapi kesulitan adalah doa Nabi Yunus.

Penulis: Lisa Lestari | Editor: Teddy Malaka

POSBELITUNG.CO - Salah satu bacaan doa yang bisa diamalkan oleh umat Islam ketika menghadapi kesulitan adalah doa Nabi Yunus.

Mengutip laman bsimaslahat.or.id, doa Nabi Yunus bermula dari kisah ketika ia diperintahkan oleh Allah SWT untuk menyebarkan agama Islam dan membimbing para umat masyarakat Nineveh ke jalan yang benar.

Namun, saat itu masyarakat Nineveh tidak menerima ajaran Nabi Yunus dan malah mengabaikannya.

Sikap masyarakat Nineveh membuat Nabi Yunus marah dan tidak sabar, ia lalu meninggalkan masyarakat dan kota tersebut tanpa menunggu perintah Allah SWT untuk pergi.

Sebelum meninggalkan masyarakat Nineveh, Nabi Yunus menyampaikan kepada mereka bahwa tiga hari lagi akan diturunkan azab berupa tanda datangnya awan pekat.

Sepanjang perjalanan, Nabi Yunus pun menemui musibah di tengah laut.

Kapal yang ia tumpangi terancam akan tenggelam, nakhoda dan para penumpang pun berusaha membuang barang berat dari kapal untuk mengurangi muatan kapal.

Namun, usaha mereka tidak kunjung berhasil, cara lainnya adalah membuang penumpang.

Setelah diundi nama para penumpang, berkali-kali nama Nabi Yunus yang terpilih.

Akhirnya, Nabi Yunus membuang dirinya dengan menceburkan diri ke laut.

Setelah Nabi Yunus menceburkan diri ke laut, Allah SWT menyelamatkan Nabi Yunus dengan ikan paus yang menelan dirinya.  

Kondisi Nabi Yunus berada dalam kegelapan di perut ikan paus. 

Selama berada di dalam perut ikan paus, Nabi Yunus tak henti memanjatkan doa kepada Allah SWT untuk memohon perlindungan dan keselamatan.

Pada akhirnya, Allah SWT mengabulkan doa Nabi Yunus dan menyelamatkan dirinya dengan diberikan makanan hingga keluar dari perut ikan paus.

Lantas, doa apa yang dibaca Nabi Yunus saat berada di dakam perut ikan paus?

Berikut ini doa yang dipanjatkan Nabi Yunus saat sedang terjebak dalam perut paus:

لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ
 
Laa ilaaha illaa anta subhaanaka innii kuntu minadh dhoolimiin

Artinya: “Tiada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zalim.”

(*)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved