Breaking News

Berita Belitung Timur

Belitung Timur Bakal Bentuk Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak, 10 Indikator Ini Harus Dipenuhi

Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, akan membentuk Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA).

Tayang:
Penulis: Yunita Karisma Putri | Editor: Novita
Posbelitung.co/Yunita Karisma Putri
RAPAT KOORDINASI DRPPA - Rapat koordinasi implementasi perwujudan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) se-Desa Kabupaten Belitung Timur, yang dilaksanakan di ruang pertemuan DSP3A Belitung Timur, Senin (30/6/2025). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, akan membentuk Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA).

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DSP3A) Kabupaten Belitung Timur, Muhammad Yulhaidir seusai acara pembukaan rapat koordinasi implementasi perwujudan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) se-Desa Kabupaten Belitung Timur di ruang pertemuan DSP3A Belitung Timur, Senin (30/6/2025).

Pemerintah Kabupaten Belitung Timur sendiri melalui DSP3A terus berupaya memperkuat perlindungan terhadap perempuan dan anak melalui Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) se-Desa di Kabupaten Belitung Timur.  

"Kasus perempuan dan anak di Belitung Timur masih terus ada, sehingga perhatian dari desa sangat penting. Jika desa tidak punya upaya dan langkah strategis, bagaimana bisa memberikan perlindungan yang kuat kepada perempuan dan anak. Jadi kami gandeng desa di seluruh Kabupaten Belitung Timur untuk serta dalam rakor dalam rangka pembentukan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA)," tutur Yulhaidir

Untuk mewujudkan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak harus sesuai dengan 10 indikator.

Yakni kebijakan desa yang mendukung, pengorganisasian perempuan dan anak, data terpilih anak, pembiayaan desa, partisipasi anak, pendidik dan tenaga kependidikan yang terlatih, sarana dan prasarana yang ramah anak, lingkungan yang aman dan nyaman, pengasuhan berbasis hak anak, serta peningkatan kesadaran masyarakat. 

Dengan adanya Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak diharapkan bisa melaksanakan perlindungan sepenuhnya terhadap perempuan dan anak.

"Harapannya, rakor ini bisa membentuk Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) dan bisa sebagai langkah untuk menyiapkan Kabupaten Belitung Timur sebagai kabupaten ramah perempuan dan peduli anak. Mari kita saling bersinergi tidak hanya dinas, namun juga peran desa dan masyarakat, " pungkasnya.

Langkah ini sejalan dengan visi Kabupaten Belitung Timur yakni Beltim Nyaman dan Berkemajuan, seperti dikatakan Wakil Bupati Belitung Timur, Khairil Anwar.

"Adanya rakor perwujudan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA), ini sejalan dengan visi Kabupaten Belitung Timur, yakni “Beltim Nyaman dan Berkemajuan”. Nyaman maksudnya membangun masyarakat, terkhusus memenuhi hak-hak perempuan dan anak untuk merasakan suasana hidup yang aman, dan bahagia. Serta berkemajuan maksudnya perbaikan dan perubahan positif secara berkesinambungan dalam semua sektor pembangunan kehidupan masyarakat," kata Wakil Bupati Belitung Timur, Khairil Anwar.  

Sebelum membuka rapat koordinasi tersebut, Khairil menegaskan bahwa Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) bukan hanya soal regulasi.

Akan tetapi komitmen untuk menciptakan ruang aman bagi perempuan dan anak, menghapus segala bentuk kekerasan dan diskriminasi, memberdayakan perempuan desa agar menjadi pelaku utama pembangunan, serta memastikan anak-anak tumbuh dalam lingkungan yang sehat, aman, dan penuh cinta kasih.

Selain Wakil Bupati Belitung Timur, Khairil Anwar, turut hadir juga dalam kegiatan tersebut sejumlah organisasi perangkat daerah dan kepala desa di Kabupaten Belitung Timur

(Posbelitung.co/Yunita Karisma Putri)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved