Berita Belitung
Fraksi DPRD Desak Langkah Nyata Pemda Belitung Soal Status Internasional Bandara HAS Hanandjoeddin
Fraksi Gerindra DPRD Belitung menilai status internasional bandara bisa kembali dicabut jika tidak segera diikuti kebijakan yang terukur.
Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Novita
POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Dua fraksi di DPRD Belitung menyoroti belum tampaknya langkah nyata dari pemerintah daerah dalam merespons pengembalian status internasional Bandara HAS Hanandjoeddin.
Dalam rapat paripurna pandangan umum fraksi terhadap dua raperda, termasuk raperda RPJMD 2025-2029, mereka mendesak agar status tersebut tidak hanya bersifat simbolis.
Fraksi Gerindra menilai status internasional bandara bisa kembali dicabut jika tidak segera diikuti kebijakan yang terukur.
Mereka mempertanyakan apakah Pemerintah Kabupaten Belitung telah menetapkan strategi untuk mempertahankan dan mengoptimalkan fungsi bandara tersebut, termasuk langkah koordinasi dengan pemerintah pusat dan pemangku kepentingan.
"Tanpa langkah yang terukur, status internasional bandara terancam dicabut kembali, yang akan merugikan posisi Belitung sebagai destinasi nasional," kata Ketua Fraksi Gerindra, Yola Junita, Senin (30/6/2025).
Selain itu, Gerindra juga menilai sektor pariwisata masih menghadapi tantangan serius, terutama dalam hal inovasi dan pemanfaatan teknologi digital.
Yola meminta penguatan destinasi dan pelibatan swasta menjadi bagian dari prioritas dalam RPJMD mendatang.
Fraksi Pembangunan Amanat Sejahtera (PAS) juga menyampaikan pandangan serupa.
Mereka menilai belum ada gerakan yang mencerminkan keseriusan pemda dalam menyambut kembali status internasional Bandara Hanandjoeddin.
"Kami menyoroti Bandara HAS Hanandjoeddin Tanjungpandan yang kembali resmi berstatus Bandara Internasional, namun belum terlihat pergerakan nyata dari Pemerintah Daerah untuk menyambut hal tersebut," ujar juru bicara Fraksi PAS, Amiruddin Supran.
Fraksi PAS mendorong agar pemerintah lebih sigap dalam membuka rute penerbangan internasional dan memanfaatkan momentum untuk meningkatkan kunjungan wisatawan.
Pihaknya juga menyoroti kurangnya gebrakan dari Dinas Pariwisata dalam pengembangan destinasi, khususnya Pantai Tanjung Pendam yang dinilai stagnan.
"Kami meminta Dinas Pariwisata untuk berinovasi dan memberikan gebrakan baru terhadap destinasi wisata yang ada di Kabupaten Belitung, khususnya Pantai
Wisata Tanjung Pendam, yang terkesan belum ada perkembangan yang signifikan," ujarnya.
Jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi di DPRD Belitung ini nantinya akan dijawab oleh Bupati Belitung, Djoni Alamsyah, dalam rapat paripurna berikutnya.
(Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)
| Kuota Sertifikat Halal di Belitung Masih Melimpah, 2.000 UMKM Belum Memiliki |
|
|---|
| Pemkab Belitung Dorong UMKM Urus Sertifikat Halal, Gratis hingga Diantar |
|
|---|
| Satres Narkoba Polres Belitung Ringkus Dua Tersangka, Sita Sabu Lebih dari 100 Gram |
|
|---|
| KKP Sosialisasikan Strategi Pengelolaan Penyu untuk Dukung Revalidasi UNESCO Global Geopark Belitung |
|
|---|
| Persit KCK PD II/Sriwijaya Tampilkan UMKM Unggulan di Pameran Nasional 'Persit Bisa' ke-2 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20250630-Penumpang-berjalan-menuju-terminal-kedatangan-Bandara-Internasional-HAS-Hanandjoeddin.jpg)