Iran Vs Israel

Perang Iran vs Israel Terkini Dahsyat, Rudal Iran Langsung Serang 5 Pangkalan Militer Israel

Selain efek ledakan yang dahsyat, juga jangkauan rudal Iran semakin jauh dan tepat sasaran.

Tayang:
Editor: Alza
Tangkapan layar X/@Mdais via Tribunnews.com
SERANGAN RUDAL IRAN - Serangan rudal Iran menyerang wilayah Israel dan kali ini menyasar Israel Selatan. Wilayah Tel Aviv hingga Beer Sheva di Israel tak luput kembali menjadi sasaran rudal Iran dalam serangan balasan pada Kamis (19/6/2025). 

POSBELITUNG.CO - Kecanggihan militer Iran tak diduga-duga, membuat Israel terkejut.

Perkembangan teknologi rudal Iran begitu hebat.

Selain efek ledakan yang dahsyat, juga jangkauan rudal Iran semakin jauh dan tepat sasaran.

Hal ini berdasarkan sebuah laporan melansir kalau data terbaru satelit.

Fakta menunjukkan rudal Iran secara langsung menyerang sedikitnya lima pangkalan militer Israel selama konflik 12 hari terakhir, pada Juni kemarin.

Laporan itu merujuk pada analisis yang dibagikan oleh akademisi Amerika Serikat (AS) di Oregon State University, dikutip dari The Telegraph.

Serangan Iran ke lima pangkalan militer Israel tersebut, yang tidak diungkapkan kepada publik oleh otoritas Israel karena undang-undang sensor militer yang ketat, dilaporkan melibatkan enam rudal Iran.

Rudal-rudal Iran ini menghantam lokasi yang sebelumnya tidak dilaporkan di seluruh Israel utara, tengah, dan selatan.

"Sasaran ini mencakup pangkalan udara utama, pusat pengumpulan intelijen, dan pangkalan logistik," kata laporan tersebut dikutip dari RNTV, Minggu (6/7/2025).

Ketika dimintai komentar, militer Israel (IDF) menolak untuk membahas tingkat intersepsi rudal atau kerusakan pada pangkalannya.

Mereka hanya menyatakan kepada The Telegraph kalau, "Semua unit terkait mempertahankan kesinambungan fungsional selama operasi."

Taktik perang Iran

Pengungkapan tersebut memperumit narasi kemenangan kedua belah pihak.

Jurnalis terkemuka Israel, Raviv Drucker dari Channel 13 telah menyatakan secara terbuka kalau, "banyak serangan rudal [Iran] di pangkalan IDF, di lokasi strategis yang hingga hari ini belum kami laporkan."

Corey Scher, seorang peneliti di Oregon State University, yang timnya mengkhususkan diri dalam mendeteksi kerusakan bom menggunakan data radar satelit, mengonfirmasi kalau mereka sedang mempersiapkan penilaian lebih lengkap yang akan diterbitkan dalam dua minggu.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved