Berita Belitung Timur

Dindik Belitung Timur Optimis Mapel Bahasa Melayu Belitung Terealisasi Baik di Satuan Pendidikan

Dinas Pendidikan Belitung Timur telah menerapkan bahasa Melayu Belitung menjadi bagian dari mata pelajaran

Editor: Kamri
Istimewa
BAHASA MELAYU BELITUNG - Ilustrasi bahasa Melayu Belitung salah satunya digunakan Unit Dikyasa Satlantas Polres Belitung Timur pada spanduk-spanduk peringatan berlalu-lintas beberapa waktu lalu. 

POSBELITUNG.CO – Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung Timur, Dedy Wahyudi optimis mata pelajaran bahasa daerah, yaitu bahasa Melayu Belitung akan dapat terealisasikan secara baik di seluruh satuan pendidikan. 

Hal ini menurut Dedy lantaran perwakilan guru dari seluruh SD dan SMP di Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah mendapatkan bimbingan teknis pengajar utama revitalisasi bahasa daerah dari Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Kami optimis muatan lokal bahasa daerah ini dapat berjalan baik di sekolah, mengingat guru-guru kita di jenjang SD dan SMP sudah mendapatkan bimbingan teknis revitalisasi bahasa daerah di bulan Juni lalu oleh Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung," jelas Dedy kepada Posbelitung.co, Jumat (11/7/2025).

Ia pun berharap seluruh pihak dapat menguatkan kolaborasi dan saling bersinergi dalam mendukung pelestarian bahasa daerah di Belitung Timur.

Upaya ini agar bahasa Melayu Belitung dapat terjaga kelestariannya.

"Untuk menjaga kelestarian bahasa daerah ini terutama di kalangan anak-anak.

Maka harus jadi upaya bersama, dibutuhkan kolaborasi dan sinergitas semua pihak baik itu dari dinas pendidikan, para guru, orang tua dan masyarakat," ujar Dedy.

Pemkab Belitung Timur melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung Timur telah menerapkan bahasa daerah, yaitu bahasa Melayu Belitung menjadi bagian dari mata pelajaran muatan lokal (mulok) di seluruh sekolah dasar (SD) di Kabupaten Belitung Timur.

"Kami sangat mendukung bahasa Melayu Belitung ini bisa masuk ke dalam mata pelajaran muatan lokal.

Hal ini dengan tujuan melestarikan bahasa daerah dan kami sudah memberlakukan itu di seluruh SD yang ada di Kabupaten Belitung Timur," kata Dedy.

Baca juga: Lapak Keliling Belitung Timur Mudahkan ASN Bayar PBB-P2 dan PKB, Ira: Tak Perlu Jauh-jauh ke Samsat

Pihaknya juga telah menginisiasi modul muatan lokal bahasa daerah sejak tahun 2023.

Bahasa daerah telah menjadi bagian dari identitas yang harus dilestarikan sejak dini kepada anak-anak.

Tak hanya di sekolah dasar, Dindik Belitung Timur juga sedang mengupayakan bahasa daerah bisa masuk ke dalam mata pelajaran muatan lokal di seluruh SMP di Kabupaten Belitung Timur

"Kami ini tengah mengupayakan bahasa daerah di seluruh satuan pendidikan Belitung Timur, bukan hanya SD tapi juga SMP, " jelas Dedy. 

(Posbelitung.co/Yunita Karisma Putri)

 

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved