Moto GP

Masa Depan Fabio Quartararo di MotoGP Mulai Goyah, Hubungan Memanas dengan Yamaha

Fabio Quartararo tak pernah ragu memberikan ultimatum kepada Yamaha jika tak segera kembali ke papan atas.

Tayang:
Penulis: Disa Aryandi | Editor: Kamri

POSBELITUNG.CO - Ketegangan internal antara Fabio Quartararo dengan tim Monster Energy Yamaha bisa membuat pasar transfer pembalap MotoGP semakin sibuk.

Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo mengakui adanya ketegangan dirinya dengan Yamaha, yang ia sebut bakal memengaruhi masa depannya dengan pabrikan Jepang tersebut di MotoGP.

Menurut El Diablo, julukan Fabio Quartararo, perpanjangan kontraknya tidak akan bergantung pada keinginan Yamaha menurunkan mesin V4 pada 2026.

Belakangan, Yamaha memang blak-blakan mengakui sedang mengembangkan mesin V4.

Mereka selama ini selalu menggunakan mesin berkonsep inline 4.

Mesin ini yang membantu mereka meraih delapan gelar dunia bersama Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, dan Quartararo.

Mesin V4 Yamaha pun terus diuji oleh dua test rider-nya, Andrea Dovizioso dan Augusto Fernandez.

Alex Rins melihat performa V4 Yamaha di Brno, Ceko, dua pekan lalu dan melaporkan bahwa mesin itu masih dua detik lebih lamban dari mesin inline 4 yang sekarang.

Namun, Managing Director Yamaha Motor Racing, Paolo Pavesio mengonfirmasi pihaknya memiliki target yang jelas menurunkan V4 pada 2026.

Hal ini sebagai persiapan menyambut 2027, di mana MotoGP berganti kapasitas mesin dari 1000cc ke 850cc.

“Kami perlu mengumpulkan informasi baru dan mempelajari konfigurasi mesin baru, dengan fokus ke 2027, tapi juga kemungkinan dimulai sejak 2026," kata Pavesio dilansir dari laman GPOne.

"Kami mengembangkan motor 2026 dan juga secara paralel mengerjakan motor 2027.

Ini kompleks, menantang, tapi memang perlu jika kami ingin kembali ke posisi yang kami inginkan," ujarnya.

Baca juga: Kalender 2025, Jadwal MotoGP Amerika Jelang Libur Lebaran 2025, Raja COTA Diunggulkan

Quartararo pun dijadwalkan menjajal mesin V4 dalam tes tengah musim pada September 2025 nanti.

Namun, juara dunia MotoGP 2021 ini tak bisa menyembunyikan rasa frustrasinya terhadap Yamaha.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved