Islam

Memperbanyak Bacaan Doa, Usaha, dan Tawakal Kunci Rezeki Halal dan Berkah Dalam Hidup

Dalam kehidupan ini, doa mengajarkan kita untuk selalu berharap hanya kepada Allah SWT.

Penulis: Lisa Lestari | Editor: Kamri

POSBELITUNG.CO - Doa dalam kehidupan mengajarkan kita untuk selalu berharap hanya kepada Allah SWT.

Doa adalah wujud penghambaan kita, tanda bahwa kita sadar tak memiliki daya dan kekuatan selain atas izin-Nya.

Allah SWT berfirman:

“Dan Tuhanmu berfirman: ‘Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu.

Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina.” (QS. Al Mu’min: 60)

Ayat ini menegaskan pentingnya doa dalam kehidupan seorang Muslim.

Ibnul Qayyim Al-Jauziyah rahimahullah menjelaskan dalam Al-Jawaab Al-Kaafi bahwa doa adalah sebab terbesar yang mendatangkan kebaikan dan menolak keburukan, namun tetap harus diiringi dengan usaha yang maksimal.

Saat kita memadukan doa dengan usaha yang sungguh-sungguh, kita akan semakin yakin bahwa apapun yang terjadi adalah yang terbaik menurut Allah SWT.

Inilah hakikat tawakal – berusaha semaksimal mungkin, lalu menyerahkan hasilnya sepenuhnya kepada Allah dengan hati yang lapang.

Berhenti Sejenak untuk Muhasabah

Ada kalanya karier terasa tidak berjalan lancar.

Pada titik inilah kita perlu berhenti sejenak untuk bermuhasabah dan mengevaluasi diri.

Ibnu Qudamah rahimahullah dalam Mukhtashar Minhajul Qashidin menulis, “Barangsiapa yang melazimi istighfar, maka Allah akan memberikan kelapangan dari setiap kesempitan dan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.”

Baca juga: Bacaan Doa untuk Menghilangkan Rasa Malas Beribadah

Melalui muhasabah, kita dapat menyadari kesalahan yang mungkin kita lakukan dalam bekerja atau saat menjemput rezeki.

Setelah itu, kita harus kembali memohon pertolongan kepada Allah SWT, karena sejatinya hanya Dia-lah pemilik dan pemberi rezeki.

Allah SWT berfirman:

“Dan tidak ada suatu makhluk melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya…” (QS. Hud: 6)

Berdoa Menjemput Rezeki Halal dan Berkah

Dalam mencari rezeki, doa bukan hanya untuk melancarkan usaha dan mendatangkan kelimpahan harta, tetapi juga agar rezeki tersebut halal dan membawa keberkahan.

Imam Al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin menjelaskan, rezeki yang halal dan berkah akan menenangkan hati, menambah kekuatan untuk beribadah, serta menjaga diri dari maksiat.

Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan bacaan doa yang beliau baca setiap selesai salat Subuh.

Hal itu sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Ibnu Majah (no. 925) dan dishahihkan oleh Al-Albani:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا

Allahumma innii as-aluka ‘ilman naafi’a, wa rizqon thoyyibaa, wa ‘amalan mutaqobbalaa.

Artinya: “Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang halal dan amal yang diterima.”

Imam An-Nawawi dalam Al-Adzkar menjelaskan doa ini penting dibaca setiap pagi.

Ini karena di dalamnya terkandung permintaan yang paling dibutuhkan seorang hamba, yaitu ilmu yang menuntun, rezeki yang halal, dan amal yang diterima oleh Allah SWT.

Doa dan Usaha Membuka Pintu Tawakal

Saat doa dan usaha maksimal kita satukan, maka hati akan sampai pada pintu tawakal.

Ibnul Qayyim dalam Madarijus Salikin menuliskan tawakal tidak berarti meninggalkan usaha, tapi usaha adalah bagian dari tawakal.

Tawakal berarti meyakini bahwa hasil akhir sepenuhnya berada dalam kuasa Allah, apapun yang Dia tetapkan adalah yang terbaik.

(*)

Sumber: Pos Belitung
Tags
doa harian
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved