Pj Wali Kota Pangkalpinang Tegaskan Pilkada Ulang Harus Damai dan Demokratis

Pj Wali Kota M. Unu Ibnudin menegaskan pentingnya menjaga kondusivitas selama masa kampanye hingga hari pemungutan suara ulang

Tayang:
Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
DEKLARASI KAMPANYE DAMAI - Penjabat (Pj) Wali Kota Pangkalpinang M. Unu Ibnudin menandatangani deklarasi kampanye damai Pilkada Ulang Pangkalpinang 2025 yang disaksikan oleh KPU, Bawaslu, Forkopimda, dan perwakilan pasangan calon, Kamis (24/7/2025) sore. 

POSBELITUNG.CO, BANGKA -- Suasana Wihelmina Park Kota Pangkalpinang, Kamis (24/7/2025) sore, dipenuhi semangat persatuan dan komitmen demokrasi saat digelarnya Deklarasi Kampanye Damai menjelang Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang Ulang Tahun 2025.

Acara ini dihadiri langsung oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Pangkalpinang M. Unu Ibnudin, Ketua KPU Kota Pangkalpinang beserta jajaran komisioner, para pasangan calon wali kota dan wakil wali kota bersama tim pemenangan serta pendukung, Ketua Bawaslu, Ketua DPRD Kota Pangkalpinang, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) seperti Dandim 0413/Bangka, Kapolres Pangkalpinang, hingga Kepala Kejaksaan Negeri Pangkalpinang.

Momentum deklarasi ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama untuk menyelenggarakan kampanye secara damai, jujur dan adil. Penandatanganan ini dilakukan oleh seluruh paslon, penyelenggara, pengawas, serta pemerintah dan aparat penegak hukum.

Kepada awak media, Pj Wali Kota M. Unu Ibnudin menegaskan pentingnya menjaga kondusivitas selama masa kampanye hingga hari pemungutan suara ulang yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Agustus 2025 mendatang.

"Alhamdulillah hari ini kita menyaksikan bersama deklarasi kampanye damai Pilkada ulang. Kita semua, baik paslon, pendukung, maupun penyelenggara, sudah sepakat untuk menciptakan suasana damai dan tertib.

InsyaAllah, kita doakan bersama agar tidak ada lagi sengketa dalam Pilkada ini, dan Pangkalpinang bisa segera memiliki pemimpin definitif yang dipilih rakyat," tegas Unu kepada awak media, Kamis (24/7/2025).

Lebih lanjut, ia juga menghimbau masyarakat agar menjauhi praktik politik uang, kampanye hitam, dan isu-isu bernuansa SARA. Menurutnya, pesta demokrasi adalah sarana berdemokrasi, bukan ajang untuk menciptakan perpecahan.

"Perbedaan pilihan itu biasa. Tapi setelah 27 Agustus nanti, siapapun yang terpilih adalah pemimpin kita bersama. Mari kita jaga proses ini agar tetap bermartabat, tanpa politik uang dan SARA," ujarnya.

Ketua KPU Kota Pangkalpinang Sobarian dalam keterangannya menyampaikan bahwa deklarasi ini merupakan bagian dari tahapan wajib untuk memastikan kampanye berlangsung sesuai asas demokrasi.

"Deklarasi kampanye damai ini bukan hanya seremonial, tapi merupakan komitmen seluruh pihak untuk menjalankan kampanye dengan taat aturan dengan damai, menghormati hak masyarakat, dan menghindari konflik," ujarnya.

"Kampenye bukan ajang untuk menjatuhkan pasangan calon lain, kita harus menjaga bersama kedamaian selama masa kampanye ini berlangsung," tambahnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)     

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved