Gempa

Tsunami Ancam Rusia dan Jepang Usai Gempa Magnitudo 8,7 di Pantai Timur Rusia

Gempa ini adalah yang terkuat sejak 2011, sejak gempa besar berkekuatan 9,0-9,1 melanda timur laut Jepang.

Tayang:
Penulis: Disa Aryandi | Editor: Teddy Malaka

POSBELITUNG.CO -- Peringatan tsunami dikeluarkan untuk beberapa wilayah Rusia dan Jepang setelah gempa bumi berkekuatan Magnitudo 8,7 melanda pantai timur Rusia pada Rabu (30/7/2025) pukul 11.24 waktu setempat atau 06.24 WIB.

Gempa bumi tersebut terjadi sekitar 85 mil (136 kilometer) dari Petropavlovsk-Kamchatsky, Rusia pada kedalaman 19 kilometer, menurut USGS (Survei Geologi Amerika Serikat).

Ini merupakan wilayah terpencil sehingga jumlah korban akibat gempa diperkirakan bisa diminimalisir.

Gempa ini adalah yang terkuat sejak 2011, sejak gempa besar berkekuatan 9,0-9,1 melanda timur laut Jepang.

Ancaman tsunami telah diumumkan di Semenanjung Kamchatka, Rusia, menurut gubernur setempat, Vladimir Solodov.

Dia mengimbau warga untuk menjauhi garis pantai.

Gelombang tsunami setinggi 3-4 meter telah tercatat di Distrik Yelizovo, Kamchatka, menurut pihak berwenang.

"Kerusakan minimal telah dilaporkan sejauh ini," kata Solodov dikutip dari CNN.

Peringatan tsunami juga telah dikeluarkan untuk pesisir di kawasan laut pasifik Jepang.

Badan Meteorologi Jepang memperingatkan bahwa gelombang setinggi 1 meter diperkirakan akan mencapai Jepang antara pukul 10.00 dan 11.00 waktu setempat.

 Dengan kata lain waktu Indonesia pukul 08.00 - 09.00 WIB. Badan tersebut juga memperingatkan masyarakat untuk menjauh dari pantai.

“Berdasarkan parameter gempa awal, gelombang tsunami berbahaya yang meluas mungkin terjadi,” kata Pusat Peringatan Tsunami Pasifik.

Menurut Japan Times, wilayah Jepang yang diperkirakan kena tsunami adalah pesisir Hokkaido dan Honshu.

Juga wilayah pesisir Shikoku, Kyushu, dan Okinawa.

Gelombang tsunami pertama diperkirakan akan mencapai pantai mulai pukul 10 pagi di Hokkaido tengah dan timur.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved