Biodata

Biodata Singkat Satrio Dimas Adityo, Bendum Gerindra, Eks Direktur Perusahaan Timah di Babel

PT MSP merupakan perusahaan pertambangan timah yang berpusat di Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Tayang:
Editor: Alza
Istimewa
SATRIO DIMAS - Potret Satrio Dimas Adityo. Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, secara resmi menetapkan struktur kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra periode 2025–2030. Posisi Bendahara Umum diisi oleh Satrio Dimas Adityo. 

POSBELITUNG.CO - Biodata singkat Satrio Dimas Adityo, Bendahara Umum Partai Gerindra.

Dia baru saja dilantik oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Jumat (1/8/2025).

Dimas menggantikan posisi Thomas Djiwandono.

Dia adalah Direktur Keuangan PT Mitra Stania Prima (MSP) tahun 2019-2023.

PT MSP merupakan perusahaan pertambangan timah yang berpusat di Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Perusahaan ini berdiri sejak 2001, yang melakukan penambangan timah di Babel.

Dikutip dari msptin.com, PT MSP melakukan eksplorasi, eksploitasi, penambangan, pemrosesan, peleburan, pemurnian, penjualan dan ekspor timah.

MSP memiliki tujuan untuk memberikan layanan terbaik bagi para pelanggan dengan menggunakan pendekatan yang berkelanjutan, cepat dan akurat.

Sosok Dimas

Bendahara Umum partai politik adalah salah satu posisi kunci dalam struktur organisasi partai yang bertanggung jawab atas pengelolaan keuangan partai. 

Tugasnya bukan sekadar mencatat pemasukan dan pengeluaran, tapi juga memastikan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi dalam penggunaan dana partai.

Satrio Dimas Adityo adalah seorang politikus muda Partai Gerindra yang baru saja ditunjuk sebagai Bendahara Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra untuk periode 2025–2030 oleh Ketua Umum Gerindra sekaligus Presiden RI, Prabowo Subianto.

Satrio Dimas Adityo mencerminkan generasi baru dalam kepemimpinan partai politik, dengan latar belakang profesional dan loyalitas organisasi.

Posisi dan Karier Politik

- Jabatan saat ini: Bendahara Umum DPP Partai Gerindra (menggantikan Thomas Djiwandono)

- Sebelumnya menjabat sebagai Wakil Bendahara Umum DPP Gerindra periode 2020–2025

- Pernah menjadi calon legislatif DPR RI dari Dapil Jawa Barat IV pada Pemilu 2024, namun tidak terpilih

Latar Belakang dan Pendidikan

- Alumni Universitas Gadjah Mada (UGM), jurusan Magister Manajemen

- Memiliki pengalaman profesional sebagai Direktur Keuangan di PT Mitra Stania Prima, perusahaan tambang timah

Bukan dari Keluarga Politik Elite

- Tidak memiliki hubungan kekerabatan dengan tokoh politik besar atau keluarga elite seperti pendahulunya

- Penunjukannya dianggap sebagai bentuk penghargaan terhadap kader internal yang tumbuh dari pengalaman organisasi

Struktur DPP Gerindra 2025–2030

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, secara resmi menetapkan struktur kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra periode 2025–2030.

Partai Gerindra atau Partai Gerakan Indonesia Raya adalah salah satu partai politik besar di Indonesia yang didirikan pada 6 Februari 2008.

Partai ini dikenal dengan ideologi nasionalisme serta berkomitmen pada nilai-nilai Pancasila.

Dalam susunan pengurus baru tersebut, Prabowo tetap menjabat sebagai Ketua Umum sekaligus Ketua Dewan Pembina.

Posisi Ketua Harian diemban oleh Sufmi Dasco Ahmad, sementara jabatan Sekretaris Jenderal diberikan kepada Sugiono.

Adapun posisi Bendahara Umum diisi oleh Satrio Dimas Adityo.

Sugiono menyampaikan rasa syukurnya atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Partai Gerindra yang baru.

“Kami ucapkan terima kasih atas semua dukungan dari seluruh kader Partai Gerindra,” ujar Sugiono di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Jumat (1/8/2025).

Sugiono juga menekankan pentingnya momen ini sebagai langkah untuk memperkuat kekompakan partai dan mendukung penuh kepemimpinan Presiden Prabowo dalam menjalankan roda pemerintahan.

“Ini adalah momentum bagi partai untuk menguatkan terus tali persaudaraan dan soliditas dalam mengamankan semua program pemerintah yang dipimpin oleh Presiden Prabowo,” ucapnya.

Sugiono menambahkan bahwa seluruh kader harus mendukung Presiden dalam menunaikan tugas kenegaraan berdasarkan konstitusi.

“Dan membantu beliau menunaikan sumpah jabatannya sebagai Presiden Republik Indonesia untuk mengikuti UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945 dan seluruh undang-undang yang berlaku,” lanjutnya.

Sugiono juga memberikan apresiasi kepada pendahulunya, Ahmad Muzani, yang telah mengemban tugas sebagai Sekretaris Jenderal selama lebih dari 17 tahun sejak berdirinya Partai Gerindra.

“Saya ingin menyampaikan bahwa Partai Gerakan Indonesia Raya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Periode 2008–2025 Bapak H Ahmad Muzani,” katanya.

Sebagai Menteri Luar Negeri RI, Sugiono juga mengucapkan penghargaan kepada Ketua Harian Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, atas peran besarnya sejak awal pendirian partai.

"Ucapkan terima kasih dan penghargaan dari Partai Gerindra juga pada Ketua Harian Bapak Prof Dr Sufmi Dasco Ahmad yang bersama-sama sejak awal berdirinya Partai ini mendirikan, membesarkan dan membawa Partai Gerindra sampai pada keadaannya pada hari ini,” pungkas Sugiono.

(tribunnews.com)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved