Berita Belitung Timur

Cara Menyampaikan Pengaduan Melalui Laman Raje Kampong DPRD Belitung Timur

Raje Kampong tidak hanya menjadi wadah penyampaian aspirasi, tapi sarana pengawasan publik

Editor: Kamri
IST/Dokumentasi Diskominfo Beltim
LAMAN RAJE KAMPONG - Tangkap layar laman Raje Kampong. Raje Kampong merupakan laman khusus pengaduan milik DPRD Belitung Timur yang diresmikan peluncurannya, Jumat (15/8/2025). 

POSBELITUNG.CO – Masyarakat Kabupaten Belitung Timur di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat ini sudah dapat menyampaikan aspirasi atau pengadualn melui platform berbasis web Bersama Raje Kampong.

Masyarakat melalui laman ini dapat menyampaikan aspirasi secara langsung, terstruktur, dan dapat dipantau proses tindak lanjutnya.

Pengaduan bisa disampaikan melalui website rajekampong.dprd.beltim.go.id. 

Cara penyampaian pengaduan yaitu cukup mengisi formulir aduan dengan data diri lengkap, di antaranya:

  • Nama
  • Jenis kelamin
  • Alamat
  • Dianjurkan mencantumkan nomor telepon atau e-mail.

Aduan masyarakat yang masuk selanjutnya akan diverifikasi oleh Sekretariat DPRD Belitung Timur sebelum diteruskan ke pimpinan, anggota, atau alat kelengkapan dewan.

Sekretaris DPRD Belitung Timur, Fitri Zakiah menjelaskan verifikasi ini penting agar laporan yang diproses memiliki identitas pengirim yang jelas dan substansi yang valid.

Pihaknya tidak akan memproses lebih lanjut terhadap aduan yang tidak lengkap, tidak jelas, atau tanpa data pendukung.

Menurut Fitri, setelah diverifikasi, aduan masyarakat akan dijadwalkan untuk tindak lanjut.

Mulai dari kunjungan lapangan, koordinasi lintas sektor, rapat kerja, hingga rapat dengar pendapat. 

Hasilnya juga akan dikirim kembali kepada pelapor, baik dalam bentuk surat jawaban resmi maupun undangan hadir dalam forum pembahasan.

Ia berharap Raje Kampong tidak hanya menjadi wadah penyampaian aspirasi, tapi sarana pengawasan publik terhadap jalannya pemerintahan. 

Program Raje Kampong ini diinisiasi langsung Fitri Zakiah selaku Sekretaris DPRD Belitung Timur

"Melalui sistem ini, kami ingin mewujudkan parlemen yang lebih responsif, dengan memanfaatkan teknologi sebagai jembatan komunikasi dua arah antara masyarakat dan wakilnya di legislatif," jelas Fitri kepada Posbelitung.co, Jumat (15/8/2025). 

Baca juga: Bejase Beltim Kado HUT ke 80 Kemerdekaan RI, Skema Jaminan Kesehatan Tanpa Terkendala Biaya

Fitri mengatakan inovasi ini tidak hadir secara tiba-tiba, namun menyerap berbagai masukan elemen masyarakat.

"Kami melibatkan banyak pihak, melakukan uji coba, menyerap masukan dari berbagai elemen masyarakat, hingga akhirnya sistem ini dapat kami wujudkan. 

Sumber: Pos Belitung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved