Islam

Bacaan Doa Pembuka Acara Beserta Maknanya : Tulisan Arab, Latin dan Terjemahannya

Dalam berbagai kegiatan umat Islam, baik acara formal maupun non-formal, sering diawali dengan doa pembuka.

Penulis: Lisa Lestari | Editor: Teddy Malaka

POSBELITUNG.CO - Dalam berbagai kegiatan umat Islam, baik acara formal maupun non-formal, sering diawali dengan doa pembuka.

Doa ini berfungsi sebagai bentuk pujian kepada Allah SWT sekaligus memohon keberkahan agar acara berjalan lancar.

Salah satu kalimat yang kerap dijadikan pembuka pidato adalah “Alhamdulillahi Rabbil ‘Alamin, wash-sholaatu wassalaamu ‘ala asyrofil anbiyaa”.

Ucapan ini biasanya disampaikan setelah salam.

Namun, pada umumnya sebelum membacakan kalimat tersebut, sang pembicara lebih dulu melantunkan doa pembuka berikut.

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ، اَلْحَمْدُ للّٰهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلَامُ عَلىَ اَشْرَفِ اْللأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ سَيِّدِناَ وَمَوْلٰنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ اَجْمَعِيْنَ، اَمَّا بَعْدُ.
 
Bismillahirrahmanirrahiim, alhamdulillahi rabbil ‘alamina, washolatu was salaamu ‘ala asyrofil anbiyaa-i wal mursaliina sayyidina wa maulaana muhammadin, wa ‘ala aalihi wa shohbihi ajma’iina. Amma ba’du.

Artinya : “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. Rahmat dan keselamatan semoga tercurah kepada Nabi dan Rasul termulia dan kepada keluarga dan para sahabatnya semua”.

Fungsi Doa Pembuka Acara

  1. Menghadirkan keberkahan, dengan memulai acara atas nama Allah dan mengingat Rasulullah SAW.
  2. Memberi ketenangan, doa membuat suasana lebih khidmat dan penuh rasa syukur.
  3. Mengikuti sunnah, Rasulullah SAW dalam setiap khutbah dan nasihat selalu membuka dengan pujian kepada Allah dan shalawat kepada Nabi.(*)
Sumber: Pos Belitung
Tags
doa harian
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved