Dukung Green Mining, PLN Siap Pasok Listrik Hijau di Sektor Tambang

Kerja sama diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik serta MoU Integrated Bussiness Solution

Istimewa/ PLN
Executive Vice President Penjualan dan Pelayanan Pelanggan Enterprise PLN, Dini Sulistyawati dalam sambutannya, Rabu (15/4) mengidentifikasikan bahwa titik kritis konsumsi energi berada pada tahap pengangkutan hasil tambang, pemanfaatan energi bersih berbasis listrik pada proses ini menjadi salah satu langkah konkret untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus juga menurunkan emisi. 

Menanggapi kolaborasi tersebut, Ketua Umum Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI), Priyadi menyambut positif sinergi ini sebagai upaya bersama memperpendek rantai pasok energi fosil impor demi keberlanjutan industri.

"Nah ini adalah kesempatan yang baik, baik bagi kita produsen batu bara maupun PLN sebagai penyedia strumnya. Supaya ini terjadi simbiosis mutualisme yang paling menguntungkan," imbuh Priyadi.

Tanggapan positif juga disampaikan oleh pelanggan PLN, PT Borneo Indobara (BIB) sebagai pengguna layanan PLN untuk green mining.

Division Head Project Expansion PT Borneo Indobara, Adi Supriyatna menyampaikan bahwa elektrifikasi menjadi langkah strategis perusahaan dalam merespons tantangan perubahan iklim sekaligus tekanan fluktuasi harga bahan bakar.

“Elektrifikasi PT Borneo Indobara merupakan langkah strategis menuju pertambangan hijau untuk merespons ancaman perubahan iklim dan tren kenaikan harga bahan bakar. Transisi ini didukung oleh pembangunan infrastruktur kelistrikan secara masif bersama PLN guna mengoperasikan berbagai alat berat listrik serta stasiun pengisian daya bagi 700 unit truk listrik” pungkasnya. (*/E2)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved