Ketahui 4 Tahap Fermentasi pada Roti agar Bikin Roti Tak Gagal
Adonan roti yang mengembang dengan sempurna tak cuma sedap dipandang, melainkan juga nikmat disantap.
POSBELITUNG.CO - Dalam membuat roti, kita mengenal proses fermentasi.
Proses fermentasi ini terbilang sangat penting untuk menghasilkan adonan roti yang mengembang dengan sempurna.
Adonan roti yang mengembang dengan sempurna tak cuma sedap dipandang, melainkan juga nikmat disantap.
Berikut adalah empat tahap fermentasi pada roti dan istilah yang sering disebutkan dalam dunia roti, seperti dilansir dari Masterclass :
1. Peragian (bulk fermentation)
Tahap ini disebut juga fermentaasi awal yang dilakukan sebelum adonan dibentuk.
Pada tahap ini ragi/ yeast mengonsumsi gula untuk menghasilkan gas karbondioksida yang penting untuk untuk membuat rangka gluten pada adonan roti nantinya.
Total waktu peragian biasanya 1 ½ hingga 2 ½ jam pada suhu kamar, atau bahkan tiga jam di suhu yang lebih dingin.
2. Tahap menguleni (folding)
Tahap ini bertujuan untuk mencampur adonan dengan cara diuleni.
Tahap ini membantu mengembangkan struktur gluten, meratakan kembali ragi dan gula, dan mengatur suhu adonan.
Tahap pengulenan biasanya dilakukan 30 menit setelah tahap peragian.
Kamu dapat menguleni adonan dengan menggunakan mixer atau secara manual.
Saat menguleni adonan sebaiknya dilakukan secara lembut agar tidak merusak gelembung udara atau struktur gluten pada adonan.
3. Pembentukan adonan (shaping)