Ketahui 4 Tahap Fermentasi pada Roti agar Bikin Roti Tak Gagal

Adonan roti yang mengembang dengan sempurna tak cuma sedap dipandang, melainkan juga nikmat disantap.

Editor: Novita
PIXABAY/ZWODRA
Ilustrasi adonan roti yang mengembang setelah didiamkan sekitar 1 jam. 

Tahap ini terjadi setelah peragian, ketika adonan menjadi empuk dan agak kenyal.

Tahap ini memerlukan langkah membentuk adonan yang terdiri dari:

* Pra-pembentukan, adonan diuleni secara manual atau dengan mixer dan diistirahatkan selama 15 hingga 40 menit

* Tahap bentuk akhir atau proses menimbang adonan, yaitu adonan diuleni kembali dan ditimbang sesuai ukuran yang diinginkan.

4. Fermentasi/pengembangan akhir adonan (final proofing)

Dilakukan setelah adonan ditimbang dan dibentuk sesuai keinginan.

Selama proses ini, adonan akan mengembang dua kali lipat dari ukuran awal.

Saat diletakkan pada suhu yang tepat, contohnya adonan croissant bahkan akan mengembang tiga kali lipat dan menjadi lebih ringan dan halus.

Adonan dapat diletakan di dalam lemari pendingin untuk memperlambat fermentasi.

Hal ini dapat menambah rasa dan membuat adonan lebih mudah ditangani saat akan dipindahkan ke loyang.

Pembuat roti sering melakukan hal itu untuk meningkatkan rasa roti. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul : 4 Tahap Fermentasi Saat Buat Roti, Yuk Pelajari agar Bikin Roti Anti Gagal

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved