Berita Belitung

Status Bandara H AS Hanandjoeddin Jadi Bandara Domestik, Begini Kata Pj Bupati Belitung

Pj Bupati Yuspian menegaskan, saat ini yang terpenting adalah bagaimana meningkatkan jumlah penerbangan reguler dari dan ke Pulau Belitung,

Tayang:
Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Novita
Posbelitung.co/Novita
Penumpang turun dari pesawat saat mendarat di Bandara H AS Hanandjoeddin Tanjungpandan, Belitung. Foto diambil beberapa waktu lalu. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Bandara H AS Hanandjoeddin Tanjungpandan, Belitung menjadi satu dari 17 bandara yang 'turun kasta' lantaran statusnya beralih dari bandara internasional menjadi bandara domestik.

Menanggapi hal tersebut, Pj Bupati Belitung Yuspian mengatakan, secara umum, status bandara internasional selama ini juga tidak memiliki dampak signifikan terhadap kondisi penerbangan di Bandara H AS Hanandjoeddin.

Sehingga, perubahan status tidak begitu berpengaruh pada kualitas pelayanan bandara.

"Apalagi status saat ini tidak berpengaruh jika ada kebutuhan penerbangan internasional ke Belitung meskipun statusnya temporer, tetap masih bisa dilakukan. Tentu hal ini sama kondisinya seperti sebelumnya di mana penerbangan yang dilakukan dengan sistem carter pesawat, belum pernah ada penerbangan reguler dari dan keluar negeri," kata Yuspian kepada Posbelitung.co, Sabtu (27/4/2024).

Baca juga: Bandara H AS Hanandjoeddin Belitung Resmi Tak Lagi Jadi Bandara Internasional

Yuspian menegaskan, saat ini yang terpenting adalah bagaimana meningkatkan jumlah penerbangan reguler dari dan ke Pulau Belitung, sehingga terjadi pertumbuhan ekonomi yang signifikan karena arus keluar masuk orang dan barang memiliki volume yang cukup.

Pj Bupati Belitung Yuspian, saat ditemui di DPRD Belitung, Senin (12/2/2024).
Pj Bupati Belitung, Yuspian. (Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Harapannya, jumlah penerbangan domestik ini dapat kembali seperti kondisi sebelum Covid-19, di mana bandara berkode TJQ itu memiliki penerbangan reguler Jakarta-Tanjungpandan sebanyak 15-17 penerbangan dalam satu hari.

Selain rute penerbangan ke Jakarta, dia berharap ke depan dibuka rute penerbangan baru.

Seperti rute dari dan ke provinsi yang menjadi pintu masuk ke Ibu Kota Nusantara (IKN).

"Misalnya, jalur dari dan ke Kaltim dan Kalsel, ke Samarinda dan Balikpapan. Di mana ke depan daerah tersebut menjadi pintu masuk ke Ibu Kota Nusantara (IKN) yang sangat berpotensi untuk dijajaki peluangnya," pungkasnya.

(Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved