Berita Belitung Timur

Libur Lebaran 2025, Penjualan Mainan di Pasar Kelapa Kampit Belitung Timur Makin Lesu

Mala, penjual mainan yang sudah berjualan di Pasar Kelapa Kampit selama 10 tahun ini, merasa sedih karena penjualan mainan di Lebaran 2025 ini sepi.

Penulis: Yunita Karisma Putri | Editor: Novita
Posbelitung.co/Yunita Karisma Putri
PENJUALAN MAINAN - Penjualan mainan di lapak milik Mala di Pasar Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (2/4/202). Di masa libur Lebaran 2025 ini, minat anak-anak yang membeli mainan sangat minim. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Berbagi angpao sudah menjadi tradisi saat Hari Raya Idul Fitri tiba. 

Tak heran, Lebaran menjadi momen yang paling ditunggu anak-anak. 

Pasalnya, biasanya anak-anak akan mendapatkan angpao dari sanak keluarga setelah bersalaman.

Uang tersebut digunakan untuk berbagai hal, satu di antaranya membeli mainan

Namun di libur Lebaran 2025 ini, minat anak-anak yang membeli mainan sangat minim.

Kondisi itu dirasakan Mala, penjual Mainan di Pasar Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Penjualan sepi di 2 tahun terakhir ini, padahal biasanya anak-anak beli mainan dari hasil angpao Lebaran mereka. Sejak pagi tadi baru 3 mainan terjual," kata Mala, Rabu (2/4/2025). 

Mala, penjual mainan yang sudah berjualan di Pasar Kelapa Kampit selama 10 tahun ini, merasa sedih karena penjualan mainan di Lebaran 2025 ini sepi. 

Ia menyebut, kecanggihan gadget yang menjadi faktor utama sepinya penjualan mainan di dua tahun telakhir ini.

"Dampak gadget sangat kami rasakan, anak-anak sekarang banyak yang lebih memilih membeli kuota untuk bermain gadget dibandingkan membeli mainan," tuturnya.

Sepinya penjualan mainan di Lebaran 2025 ini, membuat Mala tidak berani untuk mengeluarkan modal besar untuk menyetok mainan.   

"Sudah hampir 10 tahun berjualan mainan di Pasar Kelapa Kampit. Biasanya menyetok mainan lebih banyak, terutama di setiap momen libur sekolah. Namun untuk tahun ini, saya tidak berani, takut rugi besar, " kata Mala dengan nada pelan. 

(Posbelitung.co/Yunita Karisma Putri) 

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved