Loker Palsu Dapur MBG

Tergiur Kerja di Dapur MBG di Belitung, Ratusan Calon Relawan Tertipu

Seorang calon relawan, Fauzi (bukan nama sebenarnya) menuturkan, perekrutan itu dilakukan lewat seorang penyalur.

|
Editor: Novita
Dokumentasi Posbelitung.co
POS BELITUNG HARI INI - Pos Belitung Hari Ini edisi Kamis, 11 September 2025, memuat headline berjudul Tergiur Kerja di Dapur MBG. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Lebih dari seratus warga Belitung diduga menjadi korban penipuan berkedok perekrutan relawan dapur umum program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Para calon relawan diminta membayar Rp160 ribu per orang dengan alasan biaya pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan, namun hingga kini kegiatan tersebut tak kunjung berjalan.

Seorang calon relawan, Fauzi (bukan nama sebenarnya) menuturkan, perekrutan itu dilakukan lewat seorang penyalur.

Rencana dapur MBG disebut akan berdiri di kantor pemasaran perumahan yang berlokasi di Desa Aik Rayak, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Awalnya kami dijanjikan bekerja di dapur umum yang akan menyiapkan 6 ribu paket makan bergizi gratis. Tapi syaratnya harus setor Rp160 ribu untuk pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan,” kata Fauzi, Rabu (10/9/2025).

Jumlah calon relawan yang tergabung diperkirakan lebih dari seratus orang yang tergabung di grup WhatsApp.

Selain iuran awal, mereka juga sempat diminta membayar biaya seragam sebesar Rp300 ribu, dengan opsi uang muka Rp50 ribu.

Fauzi menyebut, pihak penyalur mengaku menyalurkan uang ke seseorang yang mengaku sebagai penanggung jawab rencana dapur MBG dan memiliki hubungan dengan pihak pusat. 

Namun, hingga tiga bulan berjalan, kegiatan tak kunjung terealisasi.

“Uang sudah dikumpulkan, rapat sudah beberapa kali, tapi hasilnya tidak ada. Bahkan penyalur juga mengaku ikut jadi korban, keluar uang sekitar Rp5 juta untuk menalangi biaya pemberkasan,” jelasnya.

Kecurigaan semakin menguat ketika sejumlah calon relawan maupun penyalur mendapati penanggung jawab utama sulit dihubungi.

Merasa dirugikan, para korban akhirnya mendesak agar kasus tersebut dilaporkan ke kepolisian.

Menurut Fauzi, penyalur menyebut laporan sudah disampaikan ke Polres Belitung atas kejadian tersebut.

“Banyak yang sudah menunggu kabar, tapi sampai sekarang tidak ada kejelasan,” ujar Fauzi.

Sebelumnya, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menegaskan bahwa pendaftaran mitra makan bergizi gratis (MBG) hanya dapat dilakukan melalui laman resmi bgn.go.id.

Dia pun mengingatkan masyarakat untuk tidak mempercayai pihak-pihak yang datang secara langsung dan menawarkan diri untuk menjadi mitra MBG, tanpa mendaftar melalui laman resmi.

Diketahui, marak beredar informasi di media sosial Facebook mengenai pendaftaran relawan dan pekerja program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dalam unggahan dijelaskan bahwa pendaftaran relawan Makan Bergizi Gratis tersebut menawarkan gaji mulai dari Rp3 juta -Rp6 juta per bulan.

Untuk para peminat diarahkan cara mendaftar melalui tautan yang telah disediakan pada unggahan tersebut. 

Faktanya, informasi mengenai tautan pendaftaran relawan dan pekerja program Makan Bergizi Gratis adalah hoaks atau modus penipuan.

Mengutip komdigi.go.id, tautan yang tersedia bukan mengarah ke situs resmi Badan Gizi Nasional (BGN).

Hal itu diketahui setelah dilakukan penelusuran ke situs resmi BGN www.bgn.go.id.

Hasilnya, tidak ditemukan adanya informasi soal relawan ataupun lowongan pekerjaan seperti klaim yang tersebar di media sosial. 

BGN justru sempat membuat pernyataan yang menyebut soal penipuan yang mengatasnamakan BGN.

Untuk itu, pihak BGN mengajak masyarakat tetap waspada karena itu merupakan modus penipuan.

Jika menemukan informasi yang mencurigakan terkait program Makan Bergizi Gratis, masyarakat bisa segera melaporkan ke pihak berwenang.

Tidak Dipungut Biaya

Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Belitung, Enggit Clara menegaskan perekrutan relawan Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak dipungut biaya.

Ia juga memastikan belum ada rencana pendirian dapur umum MBG di perumahan Desa Aik Rayak, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Kalau di perumahan tidak ada rencana pembangunan dapur umum. Relawan MBG juga tidak dipungut biaya, semuanya gratis,” ujar Enggit kepada Posbelitung.co, Rabu (10/9/2025).

Ia menjelaskan, bila ada perekrutan relawan, masyarakat perlu memastikan pihak yang merekrut benar-benar memiliki kerja sama resmi dengan Badan Gizi Nasional (BGN).

Semua kebutuhan relawan, termasuk pendaftaran dan seragam, ditanggung mitra yang sudah menandatangani nota kesepahaman dengan yayasan.

Enggit mengingatkan masyarakat agar selalu mengecek informasi sebelum mendaftar.

“Jangan menerima informasi mentah-mentah. Jika ada rekrutmen, pastikan dulu kebenarannya ke kami,” katanya.

Masyarakat yang ingin memperoleh kepastian dapat langsung menghubungi dapur umum atau SPPG di Jalan Akil Ali, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung. (del)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved