Berita Belitung Timur
Petugas TPST 3R KSM Pelite Desa Mempaya Olah Sampah Jadi Bermanfaat
Pemerintah Desa Mempaya melalui APBDes berencana menambah pengadaan tong sampah
Ringkasan Berita:
- TPST 3R KSM Pelite Desa Mempaya juara 2 TPST 3R terbaik se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2025.
- Sukses memastikan sampah warga tidak sekadar dibuang, tapi diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat.
POSBELITUNG.CO – Petugas Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Reduce-Reuse-Recycle (TPST 3R) KSM Pelite Desa Mempaya, Kecamatan Damar, Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung selalu memastikan sampah warga tidak sekadar dibuang, tapi diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat.
Setiap Senin, Rabu, dan Sabtu, dua motor beserta dua petugas akan berkeliling menjemput sampah ke rumah-rumah warga.
Sampah kemudian dibawa ke TPS dan langsung dipilah.
Sampah organik diolah menjadi kompos.
Sementara sampah non-organik dijual atau dimanfaatkan kembali menjadi barang yang memiliki nilai.
Hanya sedikit residu yang akhirnya dibuang ke TPA Trafo Mayang.
“Kami mengusahakan seminim mungkin sampah yang akhirnya kami buang ke TPA,” jelas Yoni, Kepala TPST 3R KSM Pelite Desa Mempaya, Kamis (27/11/2025).
Namun, ia mengakui tantangan tetap ada.
Dari hampir 600 warga di Desa Mempaya, baru sekitar 60 warga yang memiliki tong sampah sendiri.
Pemerintah Desa Mempaya melalui APBDes berencana menambah pengadaan tong sampah agar pengelolaan lingkungan semakin merata.
Yoni berharap TPST 3R KSM Pelite dapat memperkuat fasilitas, terutama dengan hadirnya mesin pencacah untuk mempercepat dan memaksimalkan proses pengolahan.
Penghargaan ini menjadi bukti bahwa kerja sederhana yang dilakukan dengan cinta lingkungan dapat membawa perubahan besar.
TPST 3R KSM Pelite Desa Mempaya kini berhasil meraih juara 2 TPST 3R terbaik se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2025.
Prestasi ini terasa semakin istimewa karena diraih oleh para pengelola yang selama ini bekerja tanpa banyak sorotan, tapi selalu konsisten menjaga lingkungan desa.
Yoni pun tak mampu menyembunyikan rasa bahagianya saat ditemui.
Ia mengatakan penghargaan ini bukan sekadar capaian, melainkan amanah.
“Bersyukur berkat dan titipan.
Kami juga tidak menyangka karena kami berjalan seperti biasanya,” ucap Yoni kepada Posbelitung.co, Kamis (27/11/2025).
Yoni bercerita sejak berdiri pada 2015, TPST 3R KSM Pelite terus menempuh perjalanan panjang, satu per satu menyadarkan warga tentang pentingnya memilah sampah.
Kini, masyarakat semakin menerima dan bahkan menyambut baik upaya pengelolaan sampah tersebut.
“Kami belum ada pemungutan biaya, tapi tidak sedikit juga warga yang membayar secara sukarela kepada pengangkut sampah,” ujarnya.
Di balik pencapaian itu, terdapat tim kecil yang solid.
Ada dua pengangkut sampah, dua petugas pemilah, serta tiga pengurus inti yang ditotal sebanyak tujuh orang yang setiap hari bekerja.
(Posbelitung.co/Yunita Karisma Putri)
| Sukses Hidupkan Pantai Lalang, Wabup Beltim Apresiasi Pentas Seni Sanggar Pinang Gading |
|
|---|
| Pentas Seni Pinang Gading Begawai 2026 Jadi Wadah Kreativitas dan Penggerak UMKM di Manggar |
|
|---|
| DSP3A Belitung Timur Soroti Melemahnya Kecerdasan Emosional dan Spiritual Remaja |
|
|---|
| Kabar Baik, Peternak Lokal Beltim Mampu Penuhi 40 Persen Kebutuhan Sapi Kurban |
|
|---|
| Kebutuhan Hewan Kurban di Beltim Meningkat, Pasokan dari Luar Daerah Dominan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20251127-TPST-3R-KSM-Pelite-Desa-Mempaya.jpg)