Batara Harahap Dilaporkan

Begini Sikap Batara Harap Ketika Dia Dilaporkan Mantan Gubernur Erzaldi Roesman

Bagi Batara laporan tersebut justru bertabrakan dengan esensi jabatan publik yang seharusnya terbuka terhadap kritik masyarakat.

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Teddy Malaka
Bangkapos.com/Adi Saputra/Adi Saputra
BATARA DIUSIR - Batara diusir Sekber Ormas, OKP, dan LSM Babel saat aksi ngamen di depan Pengadilan Negeri Pangkalpinang, Selasa (25/11/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Batara siap diperiksa.
  • Erzaldi dinilai berlebihan.

 

POSBELITUNG.CO, BANGKA – Batara Harahap menyebut laporan Erzaldi Roesman ke polisi sebagai bentuk ketidakmampuan menerima kritik dan sinyal bahaya bagi demokrasi lokal. Menurutnya langkah Erzaldi berlebihan, apalagi kritik yang pernah ia sampaikan melalui platform media sosial TikTok sudah dihapus berbulan-bulan lalu.

“Kayaknya dia (Erzaldi) salah minum obat. Saya sudah lama mengkritik dia kurang lebih sekitar enam bulan yang lalu. Itupun video TikTok tentang dia sudah saya hapus semua,” kata dia ketika menghubungi Pos Belitung, Rabu (3/12/2025).

Bagi Batara laporan tersebut justru bertabrakan dengan esensi jabatan publik yang seharusnya terbuka terhadap kritik masyarakat.

Terlebih Opini masyarakat dilaporkan, tentunya dianggap tidak sehat. Padahal kritik yang ditujukan diharapkan bisa menjadi ibrah kalaupun Erzaldi Rosman kembali mendapatkan kekuasaan. 

Batara pun kembali melontarkan kritik yang jauh lebih tajam. Ia menyinggung gaya kepemimpinan Erzaldi Rosman menurutnya alergi terhadap suara publik.

Di negara maju menurutnya kritik menjadi vitamin supaya para pemimpin bisa berbenah diri karena masyarakat bersuara. Kritik disampaikan masyarakat juga menjadi rambu bagi para pejabat.

“Tetapi tidak semua orang berpikir waras. Ada pemimpin yang tidak waras. Itu adalah pemimpin yang takut pada cermin takut melihat bayangan dirinya sendiri,” tegas Batara.

Batara menyampaikan bahwa langkah hukum ini justru mempertegas kecurigaannya terhadap gerakan yang ia sebut “aliansi siluman kerbau”. Ia mengklaim dirinya pernah membentuk Aliansi Masyarakat Tambang.

Baca juga: Soal Laporannya pada Batara Harahap, Erzaldi Sudah Serahkan Barang Bukti dan Diperiksa

Justru setelah itu banyak aliansi lain bermunculan, yang ia nilai tak jelas arah dan tujuannya. Dirinya menegaskan kritiknya tak pernah ditujukan pada ranah personal. 

Meski Erzaldi Rosman sudah tidak lagi menjabat sebagai gubernur saat kritik itu disampaikan, substansinya tetap tertuju pada kebijakan dan rekam jejak selama menjabat. Fakta pun diakuinya turut berseliweran di media sosial, banyak pemberitaan pisang berbuah sawit. Khususnya mengenai kasus pemanfaatan 1.500 hektar lahan hutan di Kota Waringin, Bangka. Lahan yang awalnya diizinkan untuk ditanami pisang, tetapi kemudian diubah menjadi kebun sawit

Dalam kasus itu Batara mendesak Presiden Prabowo Subianto agar segera menurunkan tim khusus ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Sebagaimana janji presiden akan mengejar semua koruptor sampai ke Antartika bahkan Gurun Sahara. Namun di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kader Partai Gerindra diduga terlibat dalam kasus tersebut.

“Saya melaporkan dengan cara saya sendiri. Saya lebih menjiwai apalagi saya musisi. Setiap kalimat yang saya sampaikan agar bisa dirasakan oleh orang-orang yang mendengarkan,” cetusnya.

Batara mengingatkan bahwa jabatan publik bukanlah tameng dari kritik. Oleh karena itu, seluruh pejabat tidak hanya di Indonesia maupun khususnya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung harus sadar pada saat mereka dilantik sebagai pejabat publik. Dalam waktu bersamaan mereka otomatis terbuka untuk dikritik, dihina dan dicaci-maki oleh masyarakat. 

Karena yang masyarakat kritik bukan sosok mereka sebagai pribadi. Tetapi sebagai jabatan yang mereka jalankan sebagaimana mestinya. Mengenai laporan ke Polda Kepulauan Bangka Belitung, Batara mengaku siap memenuhi panggilan penyidik sebagai Warga Negara Indonesia yang baik dan taat hukum.

Sumber: Pos Belitung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved