Berita Belitung
Bapenda Belitung Targetkan PAD 2026 Tembus Rp197,5 Miliar
Bapenda Kabupaten Belitung menargetkan PAD tahun 2026 sebesar Rp197,5 miliar. Pajak daerah dan retribusi menjadi andalan, dengan ...
Penulis: Dede Suhendar | Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Belitung menetapkan target pendapatan asli daerah (PAD) tahun anggaran 2026 sebesar Rp197.564.119.462. Target tersebut bersumber dari empat komponen utama, yakni pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, serta lain-lain pendapatan daerah yang sah.
Kepala Bapenda Kabupaten Belitung, KA Azhami mengatakan, target PAD dalam APBD induk 2026 masih mengikuti capaian tahun sebelumnya. Namun, angka tersebut diproyeksikan akan meningkat pada momentum Perubahan APBD 2026.
"Memang target di induk ini mengikuti target induk tahun sebelumnya. Nanti di perubahan mulai dinaikan, sama seperti tahun lalu naik menjadi Rp200 miliar," kata KA Azhami pada Rabu (4/2/2026).
Azhami menjelaskan, sektor pajak daerah masih menjadi penyumbang terbesar PAD dengan target mencapai Rp109,8 miliar. Pajak daerah tersebut terdiri dari 12 jenis pajak yang dipungut pemerintah daerah.
Diantaranya pajak barang jasa tertentu seperti jasa perhotelan, makanan dan minuman, tenaga listrik penerangan jalan dihasilkan sendiri, jasa kesenian dan hiburan serta jasa parkir.
Selain itu, pajak reklame, pajak aor tanah, pajak sarang burung walet, pajak mineral bukan logam dan batuan, PBB, BPHTB, opsen PKB dan BBN KB.
"Dari beberapa jenis pajak yang kita pungut, ke depan akan terus dimaksimalkan. Jadi kami minta kerjasama semua pihak bersama-sama meningkatkan pendapatan daerah," kata Azhami.
Kemudian, sektor retribusi daerah juga turut menyumbang signifikan bagi PAD.
Sebab, pada tahun 2026 ditargetkan sekitar Rp78,7 miliar.
Pendapatan retribusi ini bersumber dari tiap OPD dalam mengelola aset yang mereka miliki.
"Memang dibutuhkan inovasi dari masing-masing OPD untuk meningkatkan retribusi ini. Karena pimpinan menargetkan kenaikan retribusi ini sekitar 20 persen," katanya.
Khusus untuk hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan pada tahun 2026 ditargetkan sebesar Rp5 miliar.
Sedangkan lain-lain pendapatan daerah yang sah sekitar Rp3,8 miliar.
"Mudah-mudahan dengan kerja bersama, kita dapat mencapai target yang ditentukan," katanya. (posbelitung.co/dede suhendar)
Target PAD Kabupaten Belitung Tahun 2026
- Pajak Daerah Rp109,897,121,493
- Retribusi Daerah Rp78,769,990,049
- Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan Rp5,000,000,000
- Lain-lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah Rp3,897,007,920
TOTAL Rp197,564,119,462. ( Sumber: Bapenda Belitung ).
| Ketua RT Desa Tanjung Rusa Belitung Ditemukan Meninggal Saat Mancing di Laut, Diduga Terperosok |
|
|---|
| Ayah Kenang Pesan Terakhir dan Hadiah Sepatu Pratu Ferischal Sebelum Tewas Ditembak |
|
|---|
| Ketua RT di Tanjung Rusa Belitung Ditemukan Meninggal Mengambang di Laut |
|
|---|
| Pilkades Belitung 2026 Masuk Tahap Pemutakhiran Data Pemilih |
|
|---|
| Penambang Ilegal di Laut Ulim Tak Bongkar Peralatan, Polres Belitung Ancam Tindak Tegas Secara Hukum |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20250807-Kepala-BKPSDM-Kabupaten-Belitung-KA-Azhami.jpg)