Berita Belitung Timur
PPPK Satpol PP-Damkar Beltim Diperpanjang, PTI Dibentuk Awasi Kinerja Internal
Bupati Belitung Timur memastikan perpanjangan PPPK bagi Satpol PP dan Damkar, sekaligus mengukuhkan PTI untuk ...
Penulis: Asmadi Pandapotan Siregar CC | Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
Ringkasan Berita:
- Bupati Beltim, Kamarudin Muten (Afa), memastikan perpanjangan masa kerja PPPK bagi sekitar 90 personel Satpol PP dan Damkar.
- Afa juga mengukuhkan 16 personel PTI untuk memperkuat pengawasan disiplin dan kode etik di tubuh Satpol PP.
- Tegaskan penertiban harus dilakukan tanpa tebang pilih serta meminta peningkatan patroli, terutama terhadap aktivitas remaja malam hari.
POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten atau Afa, memastikan perpanjangan masa kerja bagi puluhan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) di daerahnya.
Kepastian tersebut disampaikan di sela kegiatan pengukuhan Petugas Tindak Internal (PTI) yang digelar di halaman Kantor Satpol PP Belitung Timur, Kamis (16/4/2026).
Menurut Afa, Satpol PP dan Damkar menjadi dua instansi yang diprioritaskan dalam perpanjangan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) karena tuntutan regulasi yang mengharuskan personel berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Ada sekitar 90-an orang di Satpol PP dan Damkar, termasuk Banpol-PP, yang masa kerjanya akan kita teruskan,” ujarnya.
Ia menegaskan, langkah ini menjadi kabar baik bagi para personel yang masa kontraknya akan berakhir pada 27 Juli mendatang. Namun, Afa juga mengakui adanya tantangan besar terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD mulai 2027.
Afa memperhitungkan jika aturan tersebut diterapkan tanpa adanya perubahan dari pemerintah pusat, maka kemampuan daerah dalam mempertahankan PPPK akan terbatas. Dari ribuan tenaga PPPK yang ada, dikhawatirkan hanya sebagian kecil yang bisa difasilitasi.
“Jika aturan itu diterapkan, hanya sekitar 222 orang dari total 1.963 PPPK yang bisa dipertahankan. Saat ini kita masih mencari skema terbaik,” jelasnya.
Selain itu, Afa juga memberikan instruksi tegas kepada Satpol PP untuk menjalankan penertiban secara merata tanpa tebang pilih, termasuk terhadap aktivitas yang mengganggu ketertiban umum seperti hiburan malam hingga penambangan ilegal.
Ia juga meminta intensifikasi patroli, khususnya di titik-titik yang sering menjadi tempat berkumpulnya remaja pada malam hari.
"Pelajar tidak boleh sampai jam 12 atau jam 1 malam masih di luar. Apa yang dilakukan di sana? Bagaimana mereka bisa bersekolah dengan baik besoknya? Ini pengaduan yang sangat banyak saya terima dan harus segera ada tindakan nyata di lapangan," tegasnya.
Kukuhkan 16 Personel PTI Satpol PP
Pada kesempatan yang sama, Afa secara resmi mengukuhkan Petugas Tindak Internal (PTI) sebagai unit baru di tubuh Satpol PP Belitung Timur.
Suasana khidmat tampak saat puluhan personel mengikuti upacara pengukuhan dengan formasi setengah lingkaran di halaman kantor, mengelilingi tiang bendera Merah Putih.
Kepala Satpol PP Belitung Timur, Novis Ezuar, menjelaskan bahwa PTI dibentuk sebagai langkah penguatan pengawasan internal dan peningkatan integritas anggota.
“PTI ini semacam Propam di kepolisian. Ada 16 anggota yang dipilih secara selektif untuk mengawasi disiplin dan kode etik anggota,” ujarnya.
| Alumni IKPB Yogyakarta di Belitong Gelar Halal Bihalal, Perkuat Silaturahmi |
|
|---|
| Kisah Vallerie, Kaget Lihat Pengumuman Namanya Lulus Seleksi Rapor SMA Unggul Garuda Baru |
|
|---|
| Bupati Beltim Kukuhkan PTI Satpol PP, Perkuat Pengawasan Internal |
|
|---|
| Bupati Beltim Pastikan Perpanjang PPPK Satpol PP-Damkar, Minta Patroli Tanpa Tebang Pilih |
|
|---|
| Mediasi Konflik Lahan di Buding, Bupati Beltim Ajak Warga Tempuh Jalur Hukum Jika Terzalimi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20260416-PENGAWAS-INTERNAL-Bupati-Belitung-Timur-Kamarudin-Muten.jpg)