Penjual Pempek di Belitung Timur Menang Undian Kulkas di HUT Satpol PP, Damkar dan Linmas
Ela mengaku, kulkas yang ia dapatkan adalah barang yang sangat ia impikan. Kulkas ini rencananya akan digunakan untuk mendukung usahanya
Penulis: Kautsar Fakhri Nugraha | Editor: Ardhina Trisila Sakti
POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Terik matahari di kawasan Situ Kulong Minyak, Manggar, Minggu (3/5/2026) pagi seolah tak dirasakan oleh Tanzila (51).
Wanita paruh baya yang biasa disapa Ela ini berdiri di antara 1.700 lebih peserta jalan sehat dalam rangka HUT Damkar, Satpol PP dan Linmas.
Di tangan Ela tergenggam erat selembar kupon bernomor 1121. Saat itu, Wakil Bupati Belitung Timur, Khairil Anwar mulai mengaduk kotak undian untuk hadiah utama.
Suasana yang tadinya riuh menjadi hening, menciptakan ketegangan di tengah kerumunan.
Satu per satu angka dibacakan oleh Wabup. Begitu angka terakhir disebutkan, Ela tertegun.
Ela menatap kertas di tangannya, memastikan bahwa pengamatannya tidak salah. Angka itu adalah miliknya.
Dalam sekejap, tangis haru pecah. Meski sebagian wajahnya tertutup masker hitam, mata Ela yang berkaca-kaca sontak terlihat.
Ela tak mampu menyembunyikan rasa syukur yang teramat dalam. Disertai langkah yang gemetar, ia maju ke depan panggung.
Saking bahagianya, Ela secara spontan hampir memeluk Wakil Bupati Khairil Anwar sebagai bentuk terima kasih. Angka 1121 ini adalah jawaban atas doa tulusnya selama ini.
Ela mengaku, kulkas yang ia dapatkan adalah barang yang sangat ia impikan. Kulkas ini rencananya akan digunakan untuk mendukung usahanya berjualan pempek yang baru saja ia rintis dari rumah.
“Senang, Alhamdulillah. Ini memang niat mau punya kulkas. Memang rencana kredit untuk dukung usaha pempek. Alhamdulillah dapat di sini,” ujar Ela.
Ela mengatakan hadiah ini adalah keajaiban baginya mengingat kondisinya yang harus berjuang melawan keterbatasan fisik dan ekonomi.
“Saya sering ikut jalan santai, tapi belum pernah dapat hadiah. Baru kali ini dapat, langsung kulkas,” ucapnya.
Keberuntungan ini terasa sangat berarti mengingat perjalanan hidup Ela. Sebelumnya, ia adalah sosok yang aktif di lingkungannya dan pernah menjabat sebagai Ketua RT di Desa Baru, Manggar.
Namun, Ela terpaksa harus mundur dari jabatannya sebagai Ketua RT karena penyakit gula yang dideritanya.
Kondisi kesehatan itu sempat membuatnya terpuruk, sebelum akhirnya ia mencoba bangkit dan berjualan pempek dari rumah.
Ela merasa hari ini semesta seakan mendukung usaha halalnya untuk membantu perekonomian keluarganya. Bahkan setelah pemberian hadiah, Ela berulang kali masih berucap syukur.
“Alhamdulillah Ya Allah, Alahmdulillah,” syukurnya.
(Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha)
| KPU Beltim Sasar Pemilih Pemula di Hardiknas, Tingkatkan Kesadaran Demokrasi |
|
|---|
| Hardiknas 2026, Bupati Kamarudin Tegaskan Wajib Belajar 9 Tahun Harus Tuntas di Beltim |
|
|---|
| KPU Beltim Gelar Coktas di Manggar, Temukan Warga Manggar Kuliah di Jepang dan Mesir |
|
|---|
| May Day di Belitung Timur Aman dan Kondusif, Kapolres Minta Personel Tetap Siaga |
|
|---|
| Tingkatkan Profesionalisme, Polres Belitung Timur Gelar Pelatihan TOT Fungsi Teknis Binmas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20260503-TANGIS-SYUKUR.jpg)