Berita Belitung Timur
DPRD Belitung Timur Minta PKS Stabilkan Harga Sawit Petani
DPRD Belitung Timur meminta pabrik kelapa sawit membantu menstabilkan harga TBS petani yang anjlok akibat dampak kebijakan...
Penulis: Kautsar Fakhri Nugraha | Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Belitung Timur meminta manajemen pabrik kelapa sawit (PKS) yang beroperasi di wilayah setempat segera mengambil langkah untuk membantu menstabilkan harga pembelian tandan buah segar (TBS) di tingkat petani lokal.
Langkah tersebut dinilai penting untuk melindungi perekonomian petani mandiri yang belakangan terpukul akibat penurunan harga beli TBS secara mendadak di sejumlah PKS lokal.
Anggota Komisi II DPRD Belitung Timur, Aprialdi B. M. Simbolon, mengatakan perusahaan kelapa sawit tidak boleh memanfaatkan situasi transisi kebijakan dari pemerintah pusat untuk menekan harga beli secara sepihak.
“Perusahaan kelapa sawit di Belitung Timur kami harapkan dapat membantu menstabilkan harga TBS masyarakat,” ujar Aldi.
Aldi mengatakan beban yang ditanggung oleh petani mandiri saat ini sudah santa berat harga pupuk nonsubsidi yang melambung tinggi.
"Saat ini petani juga menghadapi beban biaya pupuk yang tinggi, sehingga penurunan harga TBS tentu sangat berdampak," ucapnya.
Pernyataan Aldi ini sekaligus sebagai respons atas penjelasan Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono yang menegaskan bahwa penurunan harga TBS sawit murni disebabkan oleh kekhawatiran pelaku usaha terkait kebijakan transisi ekspor satu pintu melalui PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI).
Kementan pun meminta seluruh pelaku usaha segera menyesuaikan kembali harga pembelian TBS sesuai harga acuan di daerah masing-masing.
Sekadar informasi, pemerintah sendiri telah menetapkan masa transisi kebijakan ekspor satu pintu mulai berlaku dari 1 Juni hingga 31 Agustus 2026. Adapun rencana implementasi penuh baru akan berjalan pada 1 Januari 2027 mendatang.
Lebih lanjut, Aldi mengingatkan bahwa kelapa sawit merupakan penyambung hidup sebagian besar masyarakat Belitung Timur. Karena itu, anjloknya harga TBS secara berlarut-larut dipastikan akan memicu efek domino terhadap lesunya daya beli masyarakat di daerah.
"Kalau pendapatan dari sawit berkurang drastis, perputaran juga pasti ikut sepi. Intinya perusahaan jangan mau untung sendiri," ungkapnya.
Melalui desakan ini, DPRD Belitung Timur berharap kerja sama yang baik antara pihak perusahaan dan petani dapat segera terwujud kembali demi menjaga stabilitas ekonomi daerah. (Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha)
| Mudik ke Belitung Timur, Menko Yusril Ihza Mahendra Gelar Kenduri Iduladha Sederhana di Desa Lalang |
|
|---|
| 67 Siswa SMAN 1 Manggar Lolos SNBT 2026, Tembus UI hingga ITB |
|
|---|
| Deputi BI Babel Puji Pengendalian Inflasi Beltim, Sampaikan Tiga Pesan Penting |
|
|---|
| Jelang Iduladha, Pemkab Beltim Pastikan Harga dan Stok Bahan Pokok Tetap Stabil |
|
|---|
| Bupati Beltim Sidak ke Pasar Manggar, Minta Warga Kontrol Keuangan Jelang Idul Adha 1447 H |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20260528-DESAK-PKS-Anggota-Komisi-II-DPRD-Kabupaten-Belitung-Timur-Aprialdi1.jpg)