Tanggapi Keluhan Relawan SPPG Air Saga, Wabup Belitung: Pemda Sudah Beri Rekomendasi agar Beroperasi

Wakil Bupati Belitung menanggapi keluhan para relawan SPPG Desa Air Saga yang belum beroperasi pasca kejadian dugaan keracunan susu kedelai

Tayang:
Posbelitung.co/Dede Suhendar
Wakil Bupati Belitung, Syamsir 

Menguatkan SOP terutama untuk penentuan menu yang boleh dan tidak diperbolehkan.

"Satgas merekomendasikan bahan yang dipakai (sari kedelai) tidak lagi dipakai selama program ini berlangsung," kata Syamsir.

Relawan Kehilangan Penghasilan

Pasca kejadian dugaan keracunan susu kedelai, SPPG di Desa Air Saga, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung belum juga beroperasi.

Akibatnya, 44 relawan yang notabanenya ibu rumah tangga kehilangan penghasilan.

Satu di antaranya Sulastri, janda anak lima yang merasa kesulitan menghidupi anaknya.

Saking sulitnya, tiga anak yang masih sekolah terpaksa tidak diberi uang jajan karena tidak ada penghasilan.

"Gimana mau kasih jajan, penghasilan sudah jauh berkurang. Jadi saya berharap sekali dapur ini beroperasi lagi," ujar Sulastri pada Senin (1/6/2026).

Perwakilan relawan SPPG Air Saga berharap operasional dapur kembali dibuka, Senin (1/6/2026).
Perwakilan relawan SPPG Air Saga berharap operasional dapur kembali dibuka, Senin (1/6/2026). (Posbelitung.co/Dede Suhendar)

Wanita berusia 45 tahun itu menuturkan, awalnya bekerja di SPPG Air Saga pada 15 Januari 2026 lalu.

Ia diterima sebagai relawan bagian memasak yang bekerja dari pukul 23.00 WIB sampai selesai.

Semenjak itu, Sulastri mendapatkan penghasilan Rp120 ribu per hari untuk menghidupi anaknya.

"Alhamdulillah kalau dapur masih buka kemarin, ada pengasilan untuk keluarga, untuk anak sekolah," katanya.

Namun, setelah kejadian dugaan keracunan susu kedelai yang menjadi menu pada 4 Mei lalu, SPPG Air Saga disuspend (dihentikan).

Padahal, susu kedelai tersebut bukan diproduksi dari dapur tapi dibeli melalui pihak supplier.

Semenjak itu, Sulastri bersama rekannya tak lagi bekerja karena operasional SPPG berhenti sampai sekarang.

Demi mencukupi kebutuhan keluarga, Sulastri bekerja serabutan.

Sumber: Pos Belitung
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved